Surah Ali 'Imran: Ayat 21–22 (Halaman 76)
...dan dengan hati bagi orang-orang yang lemah, yakni bagi khalayak umum. Maka kemungkaran itu, jika memungkinkan (1), dihilangkan dengan lisan bagi orang yang hendak mencegahnya. Jika ia tidak mampu menghilangkannya kecuali dengan hukuman atau pembunuhan: maka jika kemungkaran itu bisa hilang tanpa pembunuhan, pembunuhan tidak boleh dilakukan. Hal ini dipahami dari firman Allah Ta'ala: «Maka perangilah orang yang berbuat aniaya itu sampai mereka kembali kepada perintah Allah» [QS. Al-Hujurat: 9]. Atas dasar ini, para ulama membangun hukum bahwa jika seseorang membela diri (menolak penyerang/penjahat) demi melindungi nyawa atau harta dirinya sendiri, atau harta orang lain, atau nyawa orang lain, maka ia berhak melakukan hal tersebut, dan tidak ada dosa/sanksi baginya.
Seandainya Zaid melihat 'Amr berniat merebut harta Bakar, maka wajib bagi Zaid untuk membela/mencegahnya jika pemilik harta tersebut tidak mampu melawannya dan tidak meridhainya. Bahkan para ulama berkata: Seandainya kami mengandai-andaikan, wajib baginya membela. (2)
Dan dikatakan: Setiap negeri yang di dalamnya terdapat empat golongan, maka penduduknya akan terjaga dari bencana:
* Pemimpin yang adil dan tidak menzalimi.
* Orang alim (ulama) yang berada di atas jalan petunjuk.
* Para guru/syaikh yang menyeru kepada kebaikan (amar ma'ruf) dan mencegah kemungkaran (nahi munkar) serta memotivasi untuk menuntut ilmu dan Al-Qur'an.
* Wanita-wanita mereka tertutup (menjaga aurat) dan tidak bertabarruj (mamerkan perhiasan/keindahan) seperti tabarruj-nya orang-orang jahiliyah terdahulu.
Keenam: Diriwayatkan dari Anas bin Malik, ia berkata: Dikatakan (kepada Nabi): "Wahai Rasulullah, kapankah kami boleh meninggalkan amar ma'ruf dan nahi munkar?" Beliau bersabda: "Jika telah muncul pada kalian apa yang pernah muncul pada umat-umat sebelum kalian." Kami bertanya: "Wahai Rasulullah, apa yang telah muncul pada umat-umat sebelum kami?" Beliau bersabda: "Kekuasaan ada pada orang-orang kecil (muda/tidak kompeten) di antara kalian, perbuatan keji ada pada orang-orang tua (sebagian besar) kalian, dan ilmu ada pada orang-orang terendah/terburuk kalian."