Kotak Kuning: Mengenai pohon yang dikatakan bahwa Nabi ‘alaihis salam pernah berteduh di bawahnya di wilayah Al-Buqayawiyya.
Kotak Merah Muda: Ustadz Ibrahim Musa Az-Zaqruthi [Mantan Direktur Departemen Studi dan Penelitian serta Penasihat Teknis di Pusat Geografi Kerajaan Yordania] menyebutkan dalam bab "Buldaniniyyat" nomor 54/55 yang terbit pada: Juni 2001 M – Maret 2002 M dari Majalah Kebudayaan yang diterbitkan oleh Universitas Yordania, sebagai berikut:
Kotak Putih:
- Pengujian yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian dan diterbitkan setelah artikel Az-Zaqruthi membuktikan bahwa umur pohon tersebut paling tua 520 tahun.
- Kepentingan pohon tersebut tidak lebih dari sekadar pohon tua (perennial) dan landmark terkenal di wilayah tersebut.
[Teks Postingan di Bawah Gambar]
🌹 "Daur ulang untuk bid'ah tentang pohon..."
Pohon Al-Buqayawiyya kembali lagi, dengan promosi dari saluran resmi milik negara...!!
- "Pohon" ini umurnya kurang dari "530 tahun" paling maksimal menurut perkiraan Pusat Geografi Kerajaan Yordania...!!!
- Telah sampai kabar kepada Amirul Mukminin Umar bin Khattab radhiyallahu 'anhu bahwa orang-orang pergi ke sebuah pohon lalu shalat di sisinya; maka beliau mengancam mereka, kemudian memerintahkan untuk menebangnya, lalu pohon itu pun ditebang!!
- Waspadalah terhadap "bid'ah-bid'ah" ini yang menyeret kepada kesyirikan -tanpa keraguan-; pohon ini tidak terbukti bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah berteduh di bawahnya, apalagi sengaja mengunjunginya, ngalap berkah (tabarruk), mengusap-usapnya, serta berbagai dongeng takhayul yang terjadi dan terus bermunculan...
- "Seandainya kewalian itu bisa didapat dengan bulu, tentu domba sudah terbang...!!"
- Seandainya seseorang datang, menebangnya, lalu menjadikannya bahan bakar untuk menghangatkan diri dari dinginnya musim dingin, itu jauh lebih baik daripada mengagungkannya dan mengajak orang untuk berziarah kepadanya.
#Tidak_ada_daya_dan_upaya_melainkan_dengan_pertolongan_Allah