Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:
“Barang siapa yang dipaparkan kepadanya kebenaran, lantas ia menolaknya dan tidak menerimanya, maka ia akan dihukum dengan kerusakan pada hatinya, akalnya, dan pendapatnya.”
(Miftaah Daar as-Sa’aadah, 1/160)
Ustadz zainul arifin