BUAT LO PECINTA KOPI!
(Kiat agar kopi jadi sarana menggapai ridha Ilahi)
Beberapa hari yang lalu, Syaikh kami, Prof. Dr. Abdurrazzaq al Badr membacakan beberapa bait syair tentang kopi di Masjid Nabawi. Setelah kami mencari tau tentang syair tersebut, diketahui kemudian bahwa syair itu dinisbatkan kepada Syaikh Mulla Imran Alu Ridhwan al Farisi, isi bait tersebut adalah:
عليكَ بشُرْبِ البُنِّ في كلِّ لحظةٍ
فإنَّ بَها يا صاحِ خَمْسُ فوائدِ
Hendaklah engkau meminum kopi pada setiap waktu, karena di dalamnya, wahai sahabat, terdapat lima manfaat.
نَشاطٌ وهَضْمٌ ثمُّ قَطْعُ بَلاغِمٍ
ونورٌ لعينٍ ثمُّ قُوتٌ لعابدِ
Memberikan semangat, membantu pencernaan, kemudian menghilangkan dahak; memberikan cahaya bagi mata, serta menjadi asupan bagi orang yang beribadah.
📚 Tarikh Lanjah, Hal. 151
________________________
Faidah:
1. Banyak jenis dan cara untuk menyeduh dan meminum kopi. Namun, yang kami ketahui dari para barista yang memiliki kridibilitas dalam kopi, mereka merekomendasikan kopi hitam tanpa gula sebagai asupan energi yang baik bagi tubuh, asal memperhatikan keadaan lambung dan meminumnya sesuai dengan takaran yang pas.
2. Orang Arab sendiri menikmati kopi yang mereka sebut 'gahwa' dengan cara yang berbeda dengan kita. Mereka menyangrai biji kopi hingga warnanya berubah menjadi coklat cerah, lalu mereka menumbuknya, lalu merebusnya didalam air mendidih dan memasukkan kedalam rebusan kopi itu kapulaga, cengkih, dan safron.
3. Kopi yang ada dirumah kami adalah kopi yang berasal dari rumah keluarga Alu Badr. Salah seorang saudara Syaikh Abdurrazaq selalu membekali kami kopi khas nejed yang mereka minum untuk kemudian kami bawa pulang kerumah hingga saat ini, jazahumullahu khaira.
4. Syaikh Abdurrahman bin Nashir as Si'di memiliki 'dallah' (sejenis cerek) kecil untuk kemudian dipanaskan dan dimasak didalam nya kopi. Setiap dua rakaat shalat malam atau tarawih, beliau meminum secawan kecil gahwa agar lebih melek dan bersemangat untuk melaksanakan shalat.
5. Syaikh Muhammad bin Ibrahim Alu asy Syaikh juga menyeruput kopi setiap hari. Lalu ditanyakan kepada beliau; 'berapa cawan yang telah kau minum?' Lalu syaikh berkata; 'Kalau kau bertanya kepadaku berapa cerek yang telah ku minum, maka aku akan menjawabmu!'.
6. Niat seseorang dalam mengerjakan kebiasan sehari-hari dapat membuat hal yang biasa menjadi ladang pahala. Apabila seseorang meminum kopi dengan niat agar kuat dan bersemangat dalam beribadah, maka ia akan mendapatkan pahala dengan meminum kopi itu, wallahu a'lam.
7. Seni menikmati kopi dikembalikan kepada kebiasaan masing masing dari suku, kota, atau negara.
Wallahu a'lam
🖋️ Abu Ibrahim Yami Cahyanto, Lc.