Senin, 14 September 2026

Kisah Imam Syafii berseteru dengan pengikut dan Murid Murid Imam Malik lainnya.

Kisah Imam Syafii berseteru dengan pengikut dan Murid Murid Imam Malik lainnya.

Imam Al-Baihaqi berkata: "Aku membaca dalam buku karya Zakaria bin Yahya Al-Saji, berdasarkan penuturan orang-orang Basra bahwas Imam Al-Shafi'i dengan sengaja menulis buku menyelisihi pendapat Imam Malik; karena dia mendengar bahwa di Andalusia ada penutup kepala/kopiah milik Imam Malik yang digunakan untuk meminta hujan, dan setiap kali disampaikan kepada mereka hadits hadits Rasulullah ﷺ , mereka meresponnya dengan mengangkat pendapat Imam Malik. 

Imam Shafi'i berusaha meluruskan sikap mereka dengan berkata kepada mereka: Imam Malik itu manusia biasa yang bisa terjatuh dalam kesalahan.

Kondisi ini melatar belakangi Imam Syafii  menulis buku memuat perbedaan pendapat dirinya dengan Malik.

Menurut Imam Syafii: sebelum melakukan tindakan ini, selama setahun lamanya aku beristikharah memohon petunjuk kepada Allah ".  (Tawali Ta'sis oleh Ibnu Hajar Al Asqalani 147-148)

Tidak terima dengan sikap Imam Syafii, banyak dari pengagum Imam Malik yang berusaha menentang sikap Imam Syafii ini, mereka bersikap kasar kepadanya dan berusaha menjatuhkan kredibiltas beliau dengan tuduhan bahwa sikap itu belliau lakukan demi kepentingan dunia.

Imam Syafii merespon tuduhan mereka dengan berkata:
«Mereka bilang aku menyelisihi mereka demi mendapatkan kekayaan dunia! Dan mana mungkin itu terjadi, sedangkan merekalah yang saat ini hidup bergelimang dalam kekayaan, padahal manusia itu mengejar harta dunia untuk perut dan kemaluannya, sedangkan aku tidak bisa sekedar mencicipi makanan lezat dan tidak ada jalan untuk menikah —maksudku karena beliau menderita wasir—tetapi aku yang aku lakukan adalah menyelisihi orang yang menyelisihi sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam .(Tawali Ta'sis oleh Ibnu Hajar Al Asqalani 149)

Demikianlah, tidak ada yang memiliki jaminan bebas dari fanatisme, sekelas murid murid Imam Malik, dari mereka ada yang terjatuh dalam fanatisme semisal di atas, tentu guru yang kapasitasnya jauh di bawah Imam Malik, dan murid murid/pengikut yang kapasitasnya jauh dibawah murid murid/pemngikut Imam Malik lebih potensi terjatuh dalam fanatisme.

Padahal patut anda ketahhui bahwa Imam Syafii adalah salah satu murid senior Imam Malik rahimahumullah.

Semoga mencerahkan.
https://www.facebook.com/share/19FhUfCzk3/