Minggu, 27 September 2026

Ilmu dan agama adalah sebuah kenikmatan yang manisnya tidak akan diketahui kecuali oleh orang yang telah merasakannya

العلمُ والدينُ لذّةٌ لا يعرف حلاوتَها إلا من ذاقها. وطالبُ العلمِ يعيش هذه اللذّةَ في رحلته، فيصير ما يلقاه من تعبٍ ومشقّةٍ شيئًا يسيرًا أمام حلاوة ما يجده في طريقه. فكلّما ازداد علمًا وفهمًا وقربًا من الله، ازداد يقينًا بأنّ مشقّات الطريق لا تُقاس بلذّة الوصول
Ilmu dan agama adalah sebuah kenikmatan yang manisnya tidak akan diketahui kecuali oleh orang yang telah merasakannya. Seorang penuntut ilmu merasakan kenikmatan ini dalam perjalanannya, sehingga rasa lelah dan kesulitan yang ia temui menjadi hal yang ringan di hadapan manisnya apa yang ia temukan di jalannya. Semakin bertambah ilmu, pemahaman, dan kedekatannya kepada Allah, semakin bertambah pula keyakinannya bahwa beratnya perjuangan di jalan tersebut tidak sebanding dengan indahnya kenikmatan saat mencapainya."