Sabar wahai Ahlus Sunnah.. Sabar..
Imam al-Lalika'i —semoga Allah merahmatinya— berkata:
"Pendapat para ahli bid'ah tidak akan muncul kecuali karena adanya penguasa yang memaksa, atau setan pembangkang yang jahat, yang menyesatkan manusia secara sembunyi-sembunyi dengan bid'ahnya. Atau ia memaksa manusia dengan pedang dan cambuknya, atau menarik hati mereka dengan hartanya untuk menyesatkan mereka dari jalan Allah; karena fanatik terhadap bid'ahnya dan membela kesesatannya. Tujuannya agar kaum Muslimin kembali murtad dan memfitnah (menguji) agama mereka setelah mereka menyambut seruan Allah dan Rasul-Nya dengan sukarela maupun terpaksa, hingga dakwah menjadi sempurna dan syariat menjadi kokoh."
(Kitab Syarh Ushul I'tiqad Ahlus Sunnah wal Jama'ah, 1/14).
Saya (Penulis) katakan: Inilah kenyataan pahit yang terus terjadi di setiap waktu dan kesempatan, baik di masa lalu maupun di hari-hari kita sekarang ini:
Hampir tidak ada bid'ah yang muncul kecuali melalui tipu daya setan, bantuan penguasa, atau keduanya sekaligus!
Hal itu dikarenakan bid'ah tidak sejalan dengan fitrah manusia yang telah Allah ciptakan. Manusia diciptakan di atas fitrah kebenaran, dan kebenaran tidak akan bisa menerima kebatilan kecuali jika kebatilan tersebut dihiasi dengan kata-kata indah, ketamakan dunia, atau syahwat... atau jika penguasa memaksa orang untuk memeluknya secara paksa!
Berbeda dengan kebenaran (Al-Haq) yang tidak butuh apa-apa selain disampaikan kepada manusia, meskipun hanya disampaikan oleh orang yang dianggap bodoh sekalipun! Karena kebenaran memiliki cahaya bagi mereka yang mata hati dan sanubarinya telah disinari oleh Allah.
Maka bersabarlah wahai Ahlus Sunnah.. sabarlah..
Fajar kebenaran pasti akan menyingsing meski malam terasa panjang..
Dan pasukan kebatilan pasti akan kalah meski mereka mengerahkan segala kekuatannya..
Ditulis oleh: ✒️ dr. Ali Abu Haniyah al-Maqdisi
4 Rajab 1447 Hijriah / 24 Desember 2025 M