❝ Prinsip Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Dalam Menghadapi Musibah ❞
Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin rahimahullah berkata,
فأهل السنة والجماعة يأمرون بالصبر عند البلاء، وما من إنسان إلا يبتلى إما في نفسه، وإما في أهله، وإما في ماله، وإما في صحبه، وإما في بلده، وإما في المسلمين عامة، ويكون ذلك إما في الدنيا وإما في الدين، والمصيبة في الدين أعظم بكثير من المصيبة في الدنيا.
"Ahlus Sunnah wal Jama'ah memerintahkan untuk bersabar ketika malapetaka menimpa, dan tidak ada seorangpun kecuali dia pasti akan diberi cobaan, bisa jadi pada dirinya, keluarganya, hartanya, teman-temannya, negerinya, atau pada kaum muslimin secara umum. Dan hal itu bisa saja terjadi dalam urusan dunia dan bisa juga dalam urusan agama, sedangkan musibah dalam urusan agama jauh lebih besar dibandingkan dengan musibah dalam urusan dunia."
[ Syarah al Aqidah al Washitiyyah, II/347 ]