Minggu, 28 Desember 2025

Akhta' al-Usuliyyin fi al Aqidah (أخطاء الأصوليين في العقيدة) karya Abi Muhammad Shalah al-Adeni dengan jumlah 240 halaman yang diterbitkan Dar Atsar Shana'a Yaman.

Muthola'ah Kutub Fawaid Ilmiyyah (1) 

Oleh: Andre Satya Winatra
Maktabah Riyadushalihin

Akhta' al-Usuliyyin fi al Aqidah (أخطاء الأصوليين في العقيدة) karya Abi Muhammad Shalah al-Adeni dengan jumlah 240 halaman yang diterbitkan Dar Atsar Shana'a Yaman. 

Muqoddimah kitab ditulis di Darul Hadits Dammaj, Yaman.Diberi pengantar oleh Syaikh Yahya al-Hajuri: 

"Shalah al-‘Adeni semoga Allah memberinya taufik, telah menelusuri banyak kekeliruan para ahli ushul _semoga Allah merahmati mereka_ dalam masalah akidah dan sebagian persoalan ushul. 

Beliau Abi Muhammad Shalah al-Adeni juga menulis tema serupa dengan judul: 

أخطاء النحويين واللغويين في العقيدة 

(Kesalahan Para Ahli Nahwu dan Ahli Bahasa dalam Masalah Akidah) 

Tema yang menarik, InsyaAllah kita kupas pada kesempatan yang lain. 

Ada juga kitab yang membahas tema serupa yang berjudul: 

أخطاء الأصوليين العقديةمسائل أصول الدين المبحوثة في علم أصول الفقه عرض ونقد على ضوء الكتاب والسنة 

Kesalahan-Kesalahan Akidah Para Ahli Ushul Fikih
Masalah-masalah pokok akidah yang dibahas dalam ilmu Ushul Fikih: pemaparan dan kritik berdasarkan Al-Kitab dan As-Sunnah karya Syaikh Dr. Khalid ‘Abdullah.

Karya ini merupakan risalah ilmiah yang dengannya penulis meraih gelar doktor, pada Jurusan Akidah, Fakultas Dakwah dan Ushuluddin, Universitas Islam Madinah.

Risalah ini dibimbing oleh:
1. Syaikh Shalih as-Suhaimi.
2. Syaikh ‘Ali Faqihi. 

Diuji oleh:
1. Syaikh ‘Abdullah al-Ghudayyan. 
2. Syaikh ‘Abdurrazzaq al-Badr. 

Thoyyib kita kembali ke buku utama yang sedang dikupas. 

Buku Akhta' al-Usuliyyin fi al Aqidah (أخطاء الأصوليين في العقيدة) karya Abi Muhammad Shalah al-Adeni membahas tentang kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh para ushuliyyin dalam masalah akidah dan beberapa masalah ushul lainnya. 

Di antara ilmu-ilmu syar'i yang menjadi perhatian ulama Ahlus Sunnah Wal Jama'ah as-Salafiyyah adalah ilmu ushul fikih yang telah menjadi salah satu ilmu alat yang tidak bisa ditinggalkan oleh seorang alim maupun penuntut ilmu.

Pada awalnya Ilmu ushul fikih tetap terjaga, berlandaskan Kitabullah dan Sunnah Rasulullah, terbebas dari penyimpangan. 

Pada masa Imam Syafi'i, ilmu ini tetap terjaga dari pengaruh ilmu kalam. Imam Syafi'i adalah orang pertama yang meletakkan dasar-dasar ilmu ushul fiqh sebagaimana yang dikatakan oleh Fakhruddin ar-Razi dalam Manaqib asy-Syafiʿi. 

Sebelum Imam asy-Syafi‘i, orang-orang telah membahas persoalan-persoalan ushul fikih, berdalil dan rudud, namun mereka belum memiliki sebuah kaidah umum yang dapat dijadikan rujukan dalam memahami dalil-dalil syariat dan cara mentarjihnya. 

Maka, Imam asy-Syafi‘i menggali dan merumuskan ilmu ushul fikih serta menetapkan bagi manusia sebuah kaidah umum yang dapat dirujuk untuk mengetahui tingkatan dalil-dalil syariat.

Namun, seiring berjalannya waktu, datanglah kelompok-kelompok yang ingin meruntuhkan akidah yang selamat. Mereka menjadikan ilmu ushul fikih sebagai lahan dan ladang untuk menyusupkan keyakinan rusak mereka. 

Maka, muncullah berbagai fitnah, perbuatan bid'ah merajalela dan kerusakan pun menjalar ke dalam akidah dan manhaj. 

Ilmu ushul fikih pun terkena dampaknya, meskipun tidak sejelas pada ilmu-ilmu yang lainnya. 

Kerusakan ini terselubung dan sulit dirasakan oleh penuntut ilmu pemula, terutama yang tidak mendalami akidah dengan benar.

Dari sinilah, muncul ilmu kalam yang kemudian menjadi salah satu ciri khas dalam ilmu ushul fikih. Ini terjadi, akibat dari peran kelompok-kelompok tersebut yang menyisipkan kaidah-kaidah menyimpang mereka yang bertentangan dengan Akidah Salaf dalam agenda untuk meruntuhkan Akidah yang Shahihah. 

Mereka menjadikan ladang yang subur, memanfaatkan ilmu ushul fikih untuk menyebarkan racun ke dalam hati manusia yang dapat merusak akidah.

Namun, Ahlussunnah wal Jamaah As-Salafiyyah penjaga agama di setiap masa dan tempat, senantiasa bangkit menghadapi penyimpangan ini dan yang memutarbalikkan kebenaran. 

Ahlussunnah wal Jama'ah menjelaskan kesalahan-kesalahan tersebut, menyingkap tipu daya pelaku bid'ah dan membongkar kebusukannya sehingga Allah membinasakan para pelaku bidah yang melampaui batas melalui tangan mereka sendiri. 

Tiga faktor penyebab penyimpangan Ilmu Ushul Fikih:

1. Mayoritas orang yang menulis kitab dalam bidang ushul fikih bukan berasal dari kalangan Ahlussunnah: Kebanyakan kitab ushul fikih ditulis oleh kelompok seperti Mu'tazilah, Asy'ariyah dan semisalnya. 

Hal ini ditegaskan oleh penulis Kasyf az-Zunun, yang menukil perkataan Imam ‘Ala’uddin al-Hanafi dalam kitab Mizan al-Ushul: 

"Ketahuilah bahwa ilmu ushul fikih adalah cabang dari ilmu ushuluddin. Oleh karena itu, penulisan di dalam ilmu ini pasti mengikuti akidah penulisnya. Mayoritas kitab ushul fikih ditulis oleh kalangan Mu‘tazilah yang menyelisihi kami dalam masalah ushul dan kalangan ahli hadis yang menyelisihi kami dalam masalah furu‘.

Karena itu, kesempatan terbuka lebar bagi mereka untuk menyusupkan berbagai kerusakan akidah dan penyimpangan manhaj secara tersembunyi dan sangat halus, sehingga tidak tampak bagi setiap orang yang membacanya. 

Kesamaran inilah yang menjadi sebab terjerumusnya banyak ahli ushul ke dalam jurang kebinasaan tersebut, hingga mereka menyetujui sebagian keyakinan Mu‘tazilah, Asy‘ariyah dan orang-orang yang sejalan dengannya."

2. Mendahulukan Akal daripada Dalil Syar'i: Mereka menjadikan akal sebagai landasan utama atau poros dalam ilmu ushul fikih, sementara dalil syar'i hanya dianggap sebagai pelengkap. Pendekatan ini bertentangan dengan metode Salaf yang mengutamakan dalil syar'i di atas akal sebagaimana telah dijelaskan oleh Imam asy-Syathibi.

3. Penyisipan Ilmu Kalam dan Mathiq: Mereka menjadikan ilmu kalam dan mantiq sebagai pengantar dalam ilmu ushul fikih. Hampir tidak ada kitab ushul fikih yang terbebas dari muatan seperti ini.

Kesimpulannya, ketiga hal inilah yang menjadi sebab utama terjadinya penyimpangan dalam ilmu ushul fikih dari tujuh luhur yang diinginkan para pendahulunya. Penyimpangan terjadi karena masuknya pengaruh akidah yang rusak, didominasi akal (rasional) dan penyisipan ilmu kalam. 

Penulis tidak mengklaim, bahwa beliau telah mengumpulkan seluruh kesalahan akidah, baik yang kecil maupun yang besar. Namun beliau telah berusaha mengumpulkan semampunya, karena keterbatasan kemampuan dan sedikitnya bekal yang dimiliki.

Sebab yang Mendorong Penulisan Penelitian

Maka, penulis merasa bahwa ada kewajiban untuk memberikan peringatan mengenai permasalahan tersebut, termasuk metode dan sarana yang digunakan oleh ahlul hawa untuk menyerang Akidah Salaf.

Bahaya ini telah dijelaskan oleh Imam asy-Syanqithi al-Maqali dalam kitabnya Mudzakirat Ushul al-Fiqh, ketika beliau membahas kaidah mereka:

وقد أبان هذا الخطر الإمام الشنقيطي المقال في كتابه مذكرة أصول الفقه في معرض كلامه عن قاعدتهم الأمر بالشيء عين النهي عن ضده حيث قال: ويوضح ذلك اشتراطهم في كون الأمر نهيا عن الضد أن يكون الأمر نفسيًا. يعنون الخطاب النفسي المجرد عن الصيغة، وجزم ببناء هذه المسألة على الكلام النفسي صاحب الضياء اللامع"، وغيره، وقد أشار المؤلف أي: الموفّق ابن قدامة إلى هذا بقوله من حيث المعنى، وأما الصيغة، فلا ولم ينتبه؛ لأن هذا من المسائل التي فيها النار تحت الرماد... الخ.

Metode Penelitian

Sebelum memasuki inti pembahasan, penulis menjelaskan metode penelitian yang ditempuh. Kami dirangkum dalam poin-poin berikut:

1. Memberikan peringatan terhadap masalah-masalah ushuliyah yang bertentangan dengan akidah yang benar, yang menjadi tujuan utama penulisan penelitian ini.

2. Mengungkapkan dalil-dalil yang digunakan oleh para ushuliyyin untuk mendukung keyakinannya yang menyimpang dari akidah yang benar.

3. Menyoroti beberapa permasalahan yang dianggap sebagai perbedaan lafaz semata, padahal memiliki dampak yang signifikan terhadap akidah.

4. Menjelaskan perbedaan definisi, batasan, dan contoh yang diajukan, serta hubungannya dengan akidah.

5. Mengkritisi kaidah-kaidah ushuliyah yang bertentangan dengan akidah yang haq.

6. Menunjukkan bahwa banyak masalah yang mereka bahas berkaitan dengan satu atau lebih keyakinan yang menyimpang.

7. Menyebutkan beberapa kitab ushul fikih yang memuat penyimpangan tersebut.

8. Menyoroti penulis kitab-kitab ushul fikih yang memiliki akidah yang menyimpang.

9. Memberikan perhatian terhadap kesalahan sebagian ulama Ahlussunnah.

10. Menyebutkan cara-cara yang dapat membantu mengenali penyimpangan tersebut, termasuk metode untuk mengenali tokoh-tokoh dengan akidah menyimpang.

Sebagian besar dari apa yang penulis sebutkan dengan ungkapan "saya katakan (قلت)" sebenarnya bukanlah dari pendapat pribadi penulis. 

Penulis hanya mengutip pendapat Ahlussunnah wal Jamaah Salafiyyin sebagai pembanding dengan pendapat ahlul hawa. 

Referensi terkait akan disebutkan dicatatan kaki, baik secara tekstual, ringkasan, atau makna.

Adapun hadis dan atsar yang penulis cantumkan, akan dirujuk minimal kepada satu atau dua sumber, jika diperlukan. 

Jika terdapat cacat pada sanad, penulis akan menjelaskannya dan memberikan penilaian sesuai kemampuan. 

Penelitian ini berusaha ringkas dan tidak bertele-tele, kecuali pada pembahasan yang memerlukan penjelasan lebih mendalam.

Meskipun ada pembahasan yang terkesan berulang, sejatinya tidak demikian, karena akidah yang haq selalu menjadi target penghancuran melalui berbagai cara oleh kelompok yang menyimpang.

Sekian semoga bermanfaat dan menambah khazanah ilmiah. 

Tujuan kita bukanlah mencari-cari kesalahan ahli ilmu, ketergelinciran seorang alim, mencari celah untuk menyudutkan tokoh tertentu. Melainkan hal ini, murni bagaimana kita bisa  berjalan dan istiqomah di atas Aqidah yang haq. Dan tentu juga perkara ini ilmiah kita berbicara berdasarkan data bukan mengada-ngada. 

Jazakumullah khairan.

Wallahu a‘lam.
__
Tanggal 02- 08 Rajab 1447 H

┈┈┈••✦✿✦••┈┈┈

 قناة مطالعة الكتب
ممارسة ٠ مذكرة ٠ إستفادة

Telegram:
https://t.me/ayomulaimembacaftAndreMaktabah

Telegram:
https://t.me/catatanAndreSatyaWinatra

Saluran Whatsapp: https://whatsapp.com/channel/0029VawEBXA5K3zVFQBwds0i

Facebook: 
Andre Satya Winatra:
https://www.facebook.com/share/1EhUPw3j4d/