Minggu, 28 Desember 2025

Aku merenungkan fenomena saling hasad (dengki) di antara para ulama, lalu aku melihat bahwa pangkal penyebabnya adalah cinta dunia. Sesungguhnya para ulama akhirat itu saling mencintai dan tidak saling mendengki."

في صيد الخاطر قال ابن الجوزي "تأملت التحاسد بين العلماء فرأيت منشأه من حب الدنيا ، فإن علماء الآخرة يتوادون و لا يتحاسدون "
Dalam kitab Shaidul Khatir, Ibnu Al-Jauzi memberikan renungan yang sangat tajam mengenai dinamika sosial di kalangan kaum terpelajar. Berikut adalah terjemahannya:
"Aku merenungkan fenomena saling hasad (dengki) di antara para ulama, lalu aku melihat bahwa pangkal penyebabnya adalah cinta dunia. Sesungguhnya para ulama akhirat itu saling mencintai dan tidak saling mendengki."
Penjelasan Singkat
Ibnu Al-Jauzi menyoroti perbedaan mendasar antara dua tipe pencari ilmu:
Ulama Dunia: Mereka menjadikan ilmu sebagai sarana untuk mendapatkan kedudukan, harta, atau pujian. Karena "kue" popularitas dunia itu terbatas, mereka merasa tersaingi dan akhirnya timbul rasa hasad.
Ulama Akhirat: Fokus mereka adalah rida Allah. Karena rahmat Allah itu luas dan tidak terbatas, keberhasilan ulama lain justru dianggap sebagai bantuan dalam perjuangan yang sama, sehingga yang muncul adalah rasa kasih sayang (tawaddud).