Senin, 29 Desember 2025

Penjelasan perbedaan dakwah salafiyyah dan dakwah harakiyyah–hizbiyyah secara ringkas sebagaimana biasa dibahas oleh para ulama Ahlus Sunnah:

Penjelasan perbedaan dakwah salafiyyah dan dakwah harakiyyah–hizbiyyah secara ringkas sebagaimana biasa dibahas oleh para ulama Ahlus Sunnah:


1. Landasan Manhaj (Metodologi)

Dakwah Salafiyyah
 • Berdiri di atas Al-Qur’an dan Sunnah dengan pemahaman Salafus Shalih (sahabat, tabi‘in, tabi‘ut tabi‘in).
 • Menjadikan ittibā‘ (mengikuti dalil) sebagai asas, bukan tokoh atau organisasi.
 • Prinsip utama: al-ḥaqq yuqraf bi ad-dalīl, lā bi ar-rijāl
(kebenaran diukur dengan dalil, bukan figur).

Dakwah Harakiyyah–Hizbiyyah
 • Berangkat dari gerakan (ḥarakah) dan ikatan kelompok (ḥizb).
 • Manhaj sering dibangun di atas tujuan gerakan, strategi politik, atau agenda perubahan sosial.
 • Pemikiran tokoh dan ideologi tertentu sering menjadi rujukan utama.


2. Tujuan Utama Dakwah

Salafiyyah
 • Tashfiyah: memurnikan akidah dan ibadah dari syirik, bid‘ah, dan penyimpangan.
 • Tarbiyah: mendidik umat di atas ilmu, sunnah, dan akhlak salaf.
 • Fokus jangka panjang: perbaikan individu → keluarga → masyarakat.

Harakiyyah–Hizbiyyah
 • Fokus pada perubahan sosial dan politik.
 • Target sering bersifat struktural: kekuasaan, sistem negara, atau dominasi opini publik.
 • Pendidikan akidah kadang menjadi sekunder dibanding agenda gerakan.


3. Sikap terhadap Kelompok & Organisasi

Salafiyyah
 • Tidak terikat pada organisasi tertentu.
 • Loyalitas kepada Islam dan Sunnah, bukan kepada kelompok.
 • Persatuan dibangun di atas kebenaran, bukan jumlah atau struktur.

Harakiyyah–Hizbiyyah
 • Sangat menekankan loyalitas jamaah (al-walā’ al-ḥizbī).
 • Kritik internal sering dianggap melemahkan barisan.
 • Berpotensi menumbuhkan fanatisme kelompok.


4. Pendekatan dalam Menyikapi Kesalahan

Salafiyyah
 • Kesalahan ditimbang dengan dalil dan manhaj salaf.
 • Membedakan antara:
 • Bid‘ah
 • Khilaf mu‘tabar
 • Ijtihad yang keliru
 • Menjaga keadilan meski terhadap lawan.

Harakiyyah–Hizbiyyah
 • Kesalahan sering ditoleransi demi maslahat gerakan.
 • Prinsip: “Kita bekerja sama pada yang disepakati dan saling memaklumi pada yang diperselisihkan”—meski menyangkut masalah manhaj dan akidah.
 • Potensi mengorbankan prinsip demi strategi.


5. Sikap terhadap Penguasa

Salafiyyah
 • Berdalil dengan hadits-hadits ketaatan dalam kebaikan.
 • Menolak pemberontakan dan provokasi.
 • Menasihati penguasa dengan cara syar‘i, bukan agitasi massa.

Harakiyyah–Hizbiyyah
 • Cenderung kritis secara terbuka.
 • Sebagian menghalalkan demonstrasi, tekanan massa, bahkan revolusi.
 • Lebih dekat dengan aktivisme politik.


6. Buah Dakwah (Dampak Nyata)

Salafiyyah
 • Melahirkan:
 • Tauhid yang lurus
 • Ibadah sesuai sunnah
 • Akhlak ilmiah dan tawadhu‘
 • Perubahan lambat tapi kokoh dan berkelanjutan.

Harakiyyah–Hizbiyyah
 • Melahirkan:
 • Semangat dan militansi
 • Aktivisme tinggi
 • Namun sering:
 • Rapuh saat tokoh tumbang
 • Terpecah ketika konflik internal muncul
#ahmadzainuddinalbanjary