Jumat, 26 Desember 2025

MERASA YANG PALING SALAFI

MERASA YANG PALING SALAFI

Berorganisasi kok dilarang?, jadi anggota organisasi Islam seperti Muhammadiyah kok dianggap menyimpang?, lah wong saya juga sekolah di Muhammadiyah dulunya, sekolah di Al Irsyad juga, sangat banyak asatidzah yang lulusan sekolah Muhammadiyah, kalo mau ditulis disini ga muat, bahkan banyak sekali asatidzah yang diberikan kesempatan berkiprah (dakwah) di Masjid Muhammadiyah. 

Muhammadiyah itu ormas yang sangat besar memberikan manfaat di Bidang Pendidikan (172 Perguruan Tinggi,  440 Pesantren, 5345 Madrasah/Sekolah), di Bidang Dakwah (20.465 tanah wakaf, masjid/musholla), di Bidang Kesehatan (231 Klinik, 122 Rumah Sakit),  di Bidang Ekonomi (memiliki aset kekayaan 454,2 triliun) Paling rajin membantu umat Islam di seluruh dunia yang sedang kesusahan  (Palestina, Rohingya, Pakistan, Bangladesh, Libanon, Libya, dll) bahkan hingga ke keluarga keluarga umat Islam, kok kiprah yang mulia dan sangat bermanfaat dinyinyirin... 

𝗕𝗲𝗹𝗶𝗮𝘂 𝗨𝘀𝘁𝗮𝗱𝘇 Muhammad Abduh Tuasikal  (𝗨𝗠𝗔𝗧) 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘁𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗱𝗶𝗷𝗮𝘁𝘂𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗸𝗲𝗵𝗼𝗿𝗺𝗮𝘁𝗮𝗻𝗻𝘆𝗮 𝗼𝗹𝗲𝗵 𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 (𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗲𝗻𝘁𝗮𝗵𝗹𝗮𝗵 𝗽𝘂𝗻𝘆𝗮 𝗸𝗮𝗿𝘆𝗮 𝗮𝘁𝗮𝘂 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸) 𝗯𝗲𝗹𝗶𝗮𝘂 𝗨𝗠𝗔𝗧, 𝘀𝘂𝗱𝗮𝗵 𝗻𝘂𝗹𝗶𝘀 𝗹𝗲𝗯𝗶𝗵 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝟳𝟬 𝗷𝘂𝗱𝘂𝗹 𝗯𝘂𝗸𝘂 𝗱𝗮𝗻 𝗯𝗲𝗹𝗶𝗮𝘂 𝗮𝗸𝘁𝗶𝗳 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗮𝗴𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗴𝗿𝗮𝘁𝗶𝘀 𝗸𝗲 𝗽𝗲𝘀𝗮𝗻𝘁𝗿𝗲𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗸𝗼𝗹𝗮𝗵 𝘀𝗲𝗸𝗼𝗹𝗮𝗵 𝗺𝘂𝗵𝗮𝗺𝗺𝗮𝗱𝗶𝘆𝗮𝗵 𝗱𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗸𝗼𝗹𝗮𝗵 𝘀𝘂𝗻𝗻𝗮𝗵, 𝘁𝗲𝗿𝗺𝗮𝘀𝘂𝗸 𝗸𝗮𝗺𝗶 𝗺𝗲𝗻𝗱𝗮𝗽𝗮𝘁𝗸𝗮𝗻𝗻𝘆𝗮.

Selain menulis, beliau juga aktif membangun citra dakwah yang merangkul dan memberi solusi bagi banyak kaum muslimin. Kajian beliau setiap malam kamis dihadiri 5000an jama'ah dari pelosok kampung yang mungkin bagi sebagian Da'i agak enggan berada di pelosok seperti beliau, jarak rumah beliau dan pesantrennya dari kota Yogyakarta itu 2 jam perjalanan. 

Maunya orang itu apa sih?.... kiprah ga jelas, karya tulis (yang diakui) belum tentu punya, bahkan mungkin persoalan di rumahnya juga... aaah sudahlah. 

Gini ya Pak/Bu, (yang nyinyirin UMAT), organisasi itu cuma wasilah untuk memudahkan aktifitas ibadah dan dakwah. Sholat Idul Fitri aja kalo ga ada panitianya, ga ada rapat persiapan,  ga ada pembagian tugasnya, ga ada dananya bisa runyem. Idul adha juga gitu, kalo ga diorganisir, bisa bisa ga kebagian tuh antum antum yang suka nyinyir ga jelas itu. Udah deh, mending sibukan diri dengan belajar. Dari pada nyibukin diri dengan nyari nyari kesalahan orang dengan dalih menyelamatkan umat dari penyimpangan dai dai haroki/hizbi (Dagangan lama), apalagi cuma ikut ikutan sok paling salafy. Anehnya tetap banyak juga yang ikut mendukung dengan komentar ga berdasar, padahal ilmu yang dipakai juga ilmu nyinyir yang diplintir plintir. Lagian acara duduk sama ustadz lain yang berbeda manhaj juga tidak diiyakan UMAT, udah mengumbar segala kebencian. 

Saya pernah duduk bersama ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra dan asatidzah manhaj salaf lainnya dalam majelis sertifikasi Da'i MUI. Dimana banyak Da'i lain dari ormas dan pemahaman lainnya juga, terus mau dibilang menyimpang juga?. Kan bukan sedang menyetujui pendapat yang keliru. Mereka punya pendapat, kita juga punya pendapat. Tidak semua duduk bersama, diartikan sepemahaman.  Janganlah abangku....
Ustadz wahab rajasam