Kamis, 25 Desember 2025

Apabila akal telah sempurna, seseorang tak kan banyak bicara

“Apabila akal telah sempurna, seseorang tak kan banyak bicara".

Al-Khaṭib meriwayatkan dalam al-Faqih wal Mutafaqqih (2/52) dari ‘Abdullah bin Mu'tazz, ia berkata:
“Apabila akal telah sempurna, seseorang tak kan banyak bicara. Apabila lawan bicara mengatakan sesuatu yang ia tak suka, ia kan menahan diri darinya dan tak membalas dengan yang semisal. Karena sesungguhnya Allah ta'ala berfirman:

{ ٱدۡفَعۡ بِٱلَّتِی هِیَ أَحۡسَنُ ٱلسَّیِّئَةَۚ  }
"Tolaklah perbuatan buruk mereka dengan (cara) yang lebih baik" [QS Al-Muʾminūn: 96]

 وَإِذَا خَاطَبَهُمُ ٱلۡجَـٰهِلُونَ قَالُوا۟ سَلَـٰمࣰا 
"dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan, salām" [QS Al-Furqān: 63]"
ustadz amrullah akhadinta