> "Inti dari segala urusan adalah Allah menganugerahkan hikmah dan iman kepada seorang hamba."
> — *Prof. Dr. Shalih bin Abdul Aziz bin Utsman Sindi*
>
Syaikh Prof. Dr. Shalih Sindi berbicara tentang sebuah kaidah syariat yang penting dan mendasar, yaitu bahwa kebaikan keadaan seorang hamba bergantung pada dua pilar utama yang dianugerahkan oleh Allah Ta'ala kepadanya:
* **Hikmah (0:04 - 0:24):** Yaitu hal yang memungkinkan seorang hamba untuk memahami teks-teks wahyu secara benar, serta menempatkannya pada posisi yang tepat, jauh dari sikap ekstrem (*ghuluw*) atau penyimpangan dalam pemahaman.
* **Iman (0:25 - 0:33):** Yaitu hal yang mendorong seorang hamba untuk mengagungkan Allah 'Azza wa Jalla dan menghormati-Nya dengan pengagungan yang sebenar-benarnya.
Syaikh menjelaskan bahwa orang-orang yang menyelisihi manhaj (jalan) para rasul (semoga selawat dan salam tercurah kepada mereka) telah jatuh ke dalam kekeliruan akibat adanya kekurangan pada salah satu atau kedua pilar tersebut. Mereka bisa jadi kekurangan hikmah dalam memahami dalil-dalil, atau memiliki kelemahan dalam iman dan pengagungan kepada Allah, sehingga membuat mereka berani berbicara tentang Allah tanpa ilmu dan tanpa memedulikan dampaknya (0:34 - 1:28).