Sabtu, 27 Juni 2026

wafatnya Khalifah Umar bin Khattab *radhiyallahu 'anhu

 wafatnya Khalifah Umar bin Khattab *radhiyallahu 'anhu*.

## Detik-Detik Terakhir Wafatnya Umar bin Khattab
Ketika Umar bin Khattab *radhiyallahu 'anhu* ditikam, dibawakanlah susu kepadanya. Beliau meminumnya, namun susu tersebut keluar lagi dari pinggangnya. Maka tabib berkata kepadanya, *"Berwasiatlah wahai Amirul Mukminin, karena sesungguhnya Anda tidak akan selamat (akan wafat)."*
Lalu beliau memanggil putranya, Abdullah, dan berkata kepadanya, *"Bawalah Hudzaifah bin al-Yaman kepadaku..."*
Maka datanglah Hudzaifah, ia adalah sahabat yang telah diberi tahu oleh Rasulullah *shallallahu 'alaihi wa sallam* mengenai nama-nama kaum munafik, dan tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allah, Rasul-Nya, dan Hudzaifah.
Umar berkata—sementara darah terus mengalir dari pinggangnya—, *"Wahai Hudzaifah bin al-Yaman, aku memohon kepadamu demi Allah, apakah Rasulullah menyebutkan namaku di antara kaum munafik...?"*
Hudzaifah terdiam dan air matanya menetes, lalu berkata, *"Beliau memercayakan rahasia itu kepadaku, aku tidak bisa mengatakannya, wahai Umar."*
Umar berkata lagi, *"Demi Allah, katakan padaku, apakah Rasulullah menyebutkan namaku di antara mereka...?"*
Maka Hudzaifah pun menangis dan berkata, *"Aku akan mengatakannya kepadamu dan tidak akan mengatakannya kepada orang lain setelahmu; demi Allah, namamu tidak pernah disebutkan kepadaku (di antara kaum munafik)."*
### Izin untuk Dimakamkan di Samping Rasulullah
Umar berkata kepada putranya, Abdullah, *"Tersisa satu urusan lagi bagiku di dunia ini."*
Abdullah bertanya, *"Apa itu, wahai ayahku?"*
Beliau menjawab, *"Pergilah menemui Aisyah Ummul Mukminin, lalu katakan: 'Umar menyampaikan salam kepadamu.' Dan jangan katakan 'Amirul Mukminin', karena hari ini aku bukan lagi pemimpin bagi orang-orang beriman. Katakanlah bahwa Umar bin Khattab meminta izin agar bisa dimakamkan bersama kedua sahabatnya (Rasulullah dan Abu Bakar)."*
Maka Abdullah pun mengucapkan salam dan meminta izin (untuk masuk), lalu ia menemui Aisyah dan mendapatinya sedang duduk menangis.
Abdullah berkata, *"Umar bin Khattab menyampaikan salam kepadamu, dan meminta izin agar dimakamkan bersama kedua sahabatnya?"*
Aisyah menjawab, *"Tadinya aku menginginkan tempat itu untuk diriku sendiri, namun hari ini aku akan lebih mengutamakannya (Umar) daripada diriku sendiri."*
Maka Abdullah kembali dengan perasaan gembira.
### Ketundukan dan Ketakutan kepada Allah
Abdullah berkata, *"Wahai ayahku, beliau telah mengizinkan."* Kemudian Abdullah melihat pipi Umar berada di atas tanah. Abdullah segera duduk dan meletakkan pipi ayahnya di atas pahanya.
Umar menoleh kepada putranya dan berkata, *"Mengapa engkau menghalangi pipiku dari tanah?"*
Abdullah menjawab, *"Wahai ayahku..."*
Umar berkata, *"Letakkan pipi ayahmu ini di atas tanah agar wajahnya berlumuran debu. Celakalah Umar jika Rabb-nya tidak mengampuninya esok (di hari kiamat)."*
### Wasiat Terakhir dan Pemakaman
Umar wafat sebagai syahid setelah memberikan wasiat kepada putranya. Beliau berkata, *"Jika engkau telah mengusungku dan menyalatkanku di masjid Rasulullah, perhatikanlah Hudzaifah. Bisa jadi ia hanya ingin menenangkan perasaanku saat mengatakannya (tadi). Jika Hudzaifah ikut menyalatkanku, maka usunglah aku menuju rumah Rasulullah.*
*Kemudian berdirilah di depan pintu dan katakan: 'Wahai Ibu kami, anakmu Umar ada di depan pintu,' dan jangan katakan 'Amirul Mukminin', karena bisa jadi dulu ia mengizinkanku karena merasa sungkan kepadaku. Jika ia tidak mengizinkan, maka makamkanlah aku di pemakaman kaum muslimin'."*
Maka Abdullah mengusungnya dan melihat ke dalam masjid, ternyata Hudzaifah datang dan ikut menyalatkannya. Abdullah bin Umar pun merasa lega, lalu mengusung jenazah ayahnya ke rumah Aisyah.
Abdullah berkata, *"Wahai Ibu kami, anakmu Umar ada di depan pintu, apakah engkau mengizinkannya?"*
Aisyah menjawab, *"Masukkanlah ia."*
Maka dimakamkanlah Umar *radhiyallahu 'anhu* di samping kedua sahabatnya... Semoga Allah merahmati Umar bin Khattab dan meridhainya.
> Beliau telah memenuhi bumi dengan keadilan dan sangat takut kepada Allah dengan ketakutan yang luar biasa, padahal Rasulullah *shallallahu 'alaihi wa sallam* telah memberikan kabar gembira kepadanya dengan surga.
> Lalu, bagaimana dengan keadaan kita hari ini? Tidak ada seorang pun dari kita yang tahu apakah Rabb-nya ridha kepadanya atau tidak, namun meskipun demikian, kita justru lalai, tertawa, tidak merasa takut, dan tidak merasa khawatir.
> 
๐ŸŸข ุนู†ุฏู…ุง #ุทُุนِู† ุนู…ุฑ ุจู† ุงู„ุฎุทุงุจ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ูุฃุชูŠ #ุจุงู„ุญู„ูŠุจ ูุดุฑุจู‡ ูุฎุฑุฌ ุงู„ุญู„ูŠุจ ู…ู† #ุฎุงุตุฑุชู‡ .. ูู‚ุงู„ ู„ู‡ #ุงู„ุทุจูŠุจ: ุฃูˆุตِ ูŠุง ุฃู…ูŠุฑ ุงู„ู…ุคู…ู†ูŠู† ูุฅู†ูƒ #ู„ู†_ุชุนูŠุด.

⬅️ ูู†ุงุฏู‰ ุงุจู†ู‡ ุนุจุฏุงู„ู„ู‡ ูˆู‚ุงู„ ู„ู‡ :
ุงุฆุชู†ูŠ #ุจุญุฐูŠูุฉ ุจู† ุงู„ูŠู…ุงู† ...
ูˆุฌุงุก ุญุฐูŠูุฉ ูˆู‡ูˆ ุงู„ุตุญุงุจูŠ ุงู„ุฐูŠ ุฃุนุทุงู‡ ุงู„ุฑุณูˆู„ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ، ุฃุณู…ุงุก #ุงู„ู…ู†ุงูู‚ูŠู† ูˆู„ุง ูŠุนุฑูู‡ู… ุฅู„ุง ุงู„ู„ู‡ ูˆุฑุณูˆู„ู‡ ูˆุญุฐูŠูุฉ

๐ŸŸข ูˆู‚ุงู„ ุนู…ุฑ ูˆ ุงู„ุฏู…ุงุก ุชุฌุฑูŠ ู…ู† ุฎุงุตุฑุชู‡: ูŠุง ุญุฐูŠูุฉ ุจู† ุงู„ูŠู…ุงู† #ุฃู†ุงุดุฏูƒ ุงู„ู„ู‡ ู‡ู„ ู‚ุงู„ ุงู„ุฑุณูˆู„ ุงุณู…ูŠ #ุจูŠู†/ #ุงู„ู…ู†ุงูู‚ูŠู† ...؟

ูุณูƒุช ุญุฐูŠูุฉ ูˆุฏู…ุนุช ุนูŠู†ุงู‡ ูˆู‚ุงู„: #ุงุฆุชู…ู†ู†ูŠ ุนู„ู‰ #ุณุฑ ู„ุง ุฃุณุชุทูŠุน ุฃู† ุฃู‚ูˆู„ู‡ ูŠุง ุนู…ุฑ 

๐ŸŸข ู‚ุงู„: ุจุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠูƒ ู‚ู„ ู„ูŠ ู‡ู„ ู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุงุณู…ูŠ ุจูŠู†ู‡ู… ...؟؟

⬅️ #ูุจูƒู‰ ุญุฐูŠูุฉ ูู‚ุงู„ :
ุฃู‚ูˆู„ ู„ูƒ ูˆู„ุง ุฃู‚ูˆู„ู‡ุง ู„ุบูŠุฑูƒ ูˆุงู„ู„ู‡ #ู…ุงุฐูƒุฑ ุงุณู…ูƒ ุนู†ุฏูŠ .

⬅️ ูู‚ุงู„ ุนู…ุฑ ู„ุฅุจู†ู‡ ุนุจุฏุงู„ู„ู‡:
ุจู‚ูŠ ู„ูŠ ู…ู† ุงู„ุฏู†ูŠุง ุฃู…ุฑ ูˆุงุญุฏ ،
ูู‚ุงู„ ู„ู‡: ู…ุง ู‡ูˆ ูŠุง ุฃุจุชุงู‡ ؟

๐ŸŸข ู‚ุงู„:ุงู†ุทู„ู‚ ุฅู„ู‰ #ุนุงุฆุดุฉ ุฃู… ุงู„ู…ุคู…ู†ูŠู†، ูู‚ู„: ูŠู‚ุฑุฃ ุนู„ูŠูƒ #ุนู…ุฑ ุงู„ุณู„ุงู…، ูˆู„ุง ุชู‚ู„ #ุฃู…ูŠุฑ ุงู„ู…ุคู…ู†ูŠู† ูุฅู†ูŠ ู„ุณุช ุงู„ูŠูˆู… ู„ู„ู…ุคู…ู†ูŠู† ุฃู…ูŠุฑًุง، ูˆู‚ู„ ูŠุณุชุฃุฐู† ุนู…ุฑ ุจู† ุงู„ุฎุทุงุจ ุฃู† #ูŠุฏูู† ู…ุน #ุตุงุญุจูŠู‡، ูุณู„ู… ูˆุงุณุชุฃุฐู†، ุซู… ุฏุฎู„ ุนู„ูŠู‡ุง ููˆุฌุฏู‡ุง ู‚ุงุนุฏุฉ #ุชุจูƒูŠ

⬅️ ูู‚ุงู„: ูŠู‚ุฑุฃ ุนู„ูŠูƒ ุนู…ุฑ ุจู† ุงู„ุฎุทุงุจ ุงู„ุณู„ุงู…، #ูˆูŠุณุชุฃุฐู† ุฃู† #ูŠุฏูู† ู…ุน #ุตุงุญุจูŠู‡؟

⬅️ูู‚ุงู„ุช: ูƒู†ุช #ุฃุฑูŠุฏู‡ ู„ู†ูุณูŠ، #ูˆู„ุฃูˆุซุฑู† ุจู‡ ุงู„ูŠูˆู… ุนู„ู‰ ู†ูุณูŠ.
ูุนุงุฏ ุนุจุฏุงู„ู„ู‡ #ูุฑุญุฃ.

๐ŸŸข ูˆู‚ุงู„:ูŠุง ุงุจุชุงู‡ ู‚ุฏ ุฃุฐู†ุช ุซู… ุฑุฃู‰ #ุฎุฏ ุนู…ุฑ ุนู„ู‰ #ุงู„ุชุฑุงุจ ูุฌู„ุณ ุนุจุฏุงู„ู„ู‡ #ูˆูˆุถุน ุฎุฏู‡ ุนู„ู‰ #ูุฎุฏู‡ ูู†ุธุฑ ุฅู„ู‰ ุงุจู†ู‡ ูˆู‚ุงู„ ู„ู‡

 ู„ู… ุชู…ู†ุน ุฎุฏูŠ ู…ู† ุงู„ุชุฑุงุจ؟
ู‚ุงู„ : ูŠุง ุงุจุชุงู‡
⬅️ ู‚ุงู„ : ุถุน ุฎุฏ ุงุจูŠูƒ ุนู„ู‰ ุงู„ุชุฑุงุจ ู„ูŠู…ุฑุบ ุจู‡ ูˆุฌู‡ู‡ ููˆูŠู„ ุนู…ุฑ ุงู† ู„ู… ูŠุบูุฑ ู„ู‡ ุฑุจู‡ ุบุฏุง

⬅️ุงุณุชุดู‡ุฏ ุนู…ุฑ ุจุนุฏ ุฃู† ุฃูˆุตู‰ ุงุจู†ู‡ ูู‚ุงู„: ุงู† ุญู…ู„ุชู†ูŠ ูˆุตู„ูŠุช ุนู„ูŠّ ููŠ ู…ุณุฌุฏ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ูุฃู†ุธุฑ ุฅู„ู‰ ุญุฐูŠูุฉ ูู‚ุฏ ูŠูƒูˆู† ุฑุงุนู†ูŠ ููŠ ุงู„ู‚ูˆู„ ูุฅู† ุตู„ู‰ ุนู„ูŠّ ุญุฐูŠูุฉ ูุงุญู…ู„ู†ูŠ ุจุงุชุฌุงู‡ ุจูŠุช ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡
ุซู… ู‚ู ุนู„ู‰ ุงู„ุจุงุจ ูู‚ู„ ูŠุง ุฃู…ุงู‡ ูˆู„ุฏูƒ ุนู…ุฑ ูˆู„ุง ุชู‚ู„ ุฃู…ูŠุฑ ุงู„ู…ุคู…ู†ูŠู† ูู‚ุฏ ุชูƒูˆู† ุงุณุชุญูŠุช ู…ู†ูŠ ูุฃุฐู†ุช ู„ูŠ، ูุฅู† ู„ู… ุชุฃุฐู† ูุงุฏูู†ูŠ ููŠ ู…ู‚ุงุจุฑ ุงู„ู…ุณู„ู…ูŠู† ،،

ูุญู…ู„ู‡ ูˆู†ุธุฑ ููŠ ุงู„ู…ุณุฌุฏ ูุฌุงุก ุญุฐูŠูุฉ ูˆุตู„ู‰ ุนู„ูŠู‡، ูุงุณุชุจุดุฑ ุจู† ุนู…ุฑ ูˆุญู…ู„ู‡ ุฅู„ู‰ ุจูŠุช ุนุงุฆุดุฉ ، ูู‚ุงู„ ูŠุง ุฃู…ู†ุง ูˆู„ุฏูƒ ุนู…ุฑ ููŠ ุงู„ุจุงุจ ู‡ู„ ุชุฃุฐู†ูŠู† ู„ู‡ ؟
ูู‚ุงู„ุช: ุงุฏุฎู„ูˆู‡ 

ูุฏูู† ุณูŠุฏู†ุง ุนู…ุฑ ( ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ) ุจุฌุงู†ุจ ุตุงุญุจูŠู‡...ุฑุญู… ุงู„ู„ู‡ ุนู…ุฑ ุจู† ุงู„ุฎุทุงุจ ูˆ ุฑุถูŠ ุนู†ู‡ .

⬅️ ู…ู„ุฃ ุงู„ุงุฑุถ ุนุฏู„ุง ูˆุฎุงู ุงู„ู„ู‡ ุฎูˆูุง ุดุฏูŠุฏุง ู…ุน ุงู† ุงู„ุฑุณูˆู„ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุจุดุฑู‡ ุจุงู„ุฌู†ุฉ .. ูู…ุง ุจุงู„ู†ุง ู†ุญู† ุงู„ูŠูˆู… ู„ุงูŠุฏุฑูŠ ุงุญุฏู†ุง ุฃุฑุจُّู‡ ุฑุงุถٍ ุนู†ู‡ ุงู… ู„ุง ؟ ูˆู…ุน ุฐู„ูƒ #ู†ู„ู‡ูˆ_ูˆู†ุถุญูƒ_ูˆู„ุงู†ุฎุงู_ูˆู„ุง ู†ุฎุด