Mengenal Al-Jama’ah Secara Benar
Kata Al-Jama’ah ada dalam nash-nash syariat Islam bahkan banyak dijumpai pengulangan dari kata tersebut, sampai-sampai para ulama menganggap bahwa berpegang kepada Al-Jama’ah merupakan salah satu pokok agama ini.
Di antara nash syari yang menyebutkan kata Al-Jama’ah adalah sabda Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam:
عَلَيْكُمْ بِالْجَمَاعَةِ، وَإِيَّاكُمْ وَالْفُرْقَةَ، فَمَنْ أَرَادَ بُحْبُوحَةَ الْجَنَّةِ فَلْيَلْزَمِ الْجَمَاعَةَ
“Hendaklah kalian berpegang kepada al-Jama’ah dan jauhilah perpecahan. Barang siapa menginginkan bagian tengah (tempat yang paling mulia) dari surga, maka hendaklah ia tetap berpegang kepada al-Jamaah.” (HR at-Timidzi, 2165)
Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:
الجماعةُ رَحمةٌ والفُرقةُ عذابٌ
“Al-Jama’ah (persatuan) adalah rahmat, dan perpecahan adalah azab.” (HR Ahmad, dishahihkan oleh al-Albani dalam ash-Shahihah, 667)
Tetap Akan Ada Al-Jama’ah hingga Menjelang Hari Kiamat
Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam bersabda:
لا تَزالُ طائفةٌ من أُمَّتي قائمةً بأمرِ اللهِ، لا يَضُرُّهم مَن خذلهم، أو خالفهم، حتى يأتىَ أمرُ اللهِ، وهم ظاهِرُونَ على الناسِ
“Akan senantiasa ada sekelompok dari umatku yang tegak di atas perintah Allah. Mereka tidak akan dapat dibahayakan oleh orang yang menyelisihi atau menelantarkan mereka, hingga datang keputusan Allah, sementara mereka tetap berada di atas kebenaran.” (HR al-Bukhari & Muslim)
Keberadaan mereka akan terus ada hingga Allah menetapkan berakhirnya kehidupan di bumi. Ketika saat itu tiba, Allah akan mengirimkan angin yang lembut, lalu angin itu mencabut ruh orang-orang mukmin yang dahulu merupakan Al-Jama’ah. Yang tersisa setelah mereka hanyalah seburuk-buruk manusia, dan atas merekalah Hari Kiamat akan terjadi.
Banyaknya Kelompok karena Banyaknya Klaim
Sebagian kelompok-kelompok kontemporer yang menyimpang, mereka mengklaim dan menisbatkan juga diri mereka sebagai Al-Jama’ah. Tentunya dengan definisi dan pengakuan menurut mereka semata, tidak sesuai yang dimaksud oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di antara kelompok menyimpang yang kerap mengklaim sebagai Al-Jama’ah adalah:
1. Kaum Khawarij
2. Kaum Syiah Rafidhah
3. Jamaah Tabligh
4. Kelompok Ghulat Tajrih
5. Takfiriyyun
6. Ikhwanul Muslimin
Masih banyak kelompok-kelompok lainnya, namun Syaikh hanya menyebutkan beberapa saja yang memang dikenal banyak orang.
Adapun istilah dan gelar-gelar lain dari Al-Jama’ah yang masyhur di kalangan ilama salaf adalah:
1. Ahlussunnah wal Jamaah
2. Al-Firqah An-Najiyah
3. Ahlul Hadits
4. Ath-Thaifah Al-Manshurah
5. Ahlul Atsar
6. As-Salafiyyah
(Diringkas dari pelajaran ke-1 kitab “Alaikum bil Jama’ah”, Syaikh Abdul Malik Ramadhani, Daurah ke-9 Mahad Imam Bukhari Solo, 14 Al-Muharram 1448 / 28 Juni 2026)
Ust muadz mukhadasin