๐ฆ๐๐ฎ๐ถ๐ธ๐ต ๐ฃ๐ฟ๐ผ๐ณ. ๐๐ฟ. ๐๐ฏ๐ฑ๐๐น๐น๐ฎ๐ต ๐ฏ๐ถ๐ป ๐ ๐๐ต๐ฎ๐บ๐บ๐ฎ๐ฑ ๐๐ฎ๐๐ฎ๐ป ๐๐๐บ๐ณ๐
๐๐ญ๐ข๐ฎ๐ข ๐ฌ๐ฆ๐ต๐ถ๐ณ๐ถ๐ฏ๐ข๐ฏ ๐๐ฏ๐ฅ๐ฐ๐ฏ๐ฆ๐ด๐ช๐ข ๐ข๐ด๐ข๐ญ ๐๐ฐ๐ฎ๐ฑ๐ถ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ฌ๐ช๐ฑ๐ณ๐ข๐ฉ ๐ด๐ฆ๐ฃ๐ข๐จ๐ข๐ช ๐ฑ๐ณ๐ฐ๐ง๐ฆ๐ด๐ฐ๐ณ ๐ฅ๐ช ๐๐ฆ๐ณ๐ข๐ซ๐ข๐ข๐ฏ ๐๐ณ๐ข๐ฃ ๐๐ข๐ถ๐ฅ๐ช, ๐ฑ๐ข๐ฌ๐ข๐ณ ๐ช๐ญ๐ฎ๐ถ ๐ฉ๐ข๐ฅ๐ช๐ด ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ด๐ต๐ถ๐ฅ๐ช ๐๐ด๐ญ๐ข๐ฎ, ๐ด๐ฆ๐ณ๐ต๐ข ๐ฅ๐ช๐ฌ๐ฆ๐ฏ๐ข๐ญ ๐ฎ๐ฆ๐ญ๐ข๐ญ๐ถ๐ช ๐ฅ๐ฆ๐ฅ๐ช๐ฌ๐ข๐ด๐ช๐ฏ๐บ๐ข ๐ฅ๐ข๐ญ๐ข๐ฎ ๐ฑ๐ฆ๐ฏ๐ฅ๐ช๐ฅ๐ช๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ต๐ช๐ฏ๐จ๐จ๐ช ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ฑ๐ฆ๐ฎ๐ฃ๐ช๐ฏ๐ข๐ข๐ฏ ๐จ๐ฆ๐ฏ๐ฆ๐ณ๐ข๐ด๐ช ๐ข๐ฌ๐ข๐ฅ๐ฆ๐ฎ๐ช๐ด๐ช.
๐ฃ๐ฟ๐ผ๐ณ๐ถ๐น ๐ฆ๐ถ๐ป๐ด๐ธ๐ฎ๐ ๐ง๐ผ๐ธ๐ผ๐ต
Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Muhammad Hasan Dumfu merupakan salah satu ulama kontemporer di Kerajaan Arab Saudi yang memiliki garis keturunan Indonesia. Kedua orang tuanya berasal dari Kabupaten Dompu, Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, sedangkan beliau lahir di Kota Thaif pada tahun 1378 Hijriah (sekitar 1958 Masehi).
Di lingkungan akademik Timur Tengah, beliau dikenal sebagai pakar ilmu hadis dan studi Islam yang mengabdikan sebagian besar perjalanan hidupnya di dunia pendidikan tinggi. Kiprahnya lebih banyak berlangsung di ruang-ruang akademik daripada di panggung publik. Meski tidak banyak tampil di media, kontribusinya dalam membina mahasiswa, mengembangkan pendidikan tinggi, dan menghasilkan karya ilmiah menjadikan beliau sebagai salah satu tokoh keturunan Indonesia yang memiliki posisi penting di lingkungan akademik Arab Saudi.
«"Kemuliaan ilmu tidak hanya terletak pada banyaknya pengetahuan yang dimiliki, tetapi pada manfaat yang terus diwariskan kepada generasi berikutnya."»
๐๐ฎ๐๐ฎ๐ฟ ๐๐ฒ๐น๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ป๐ด ๐๐ฒ๐น๐๐ฎ๐ฟ๐ด๐ฎ
Syaikh Abdullah lahir dan dibesarkan di Kota Thaif, sebuah kota yang terletak di kawasan pegunungan sebelah tenggara Makkah. Walaupun lahir di Arab Saudi, beliau berasal dari keluarga perantau Indonesia. Ayah dan ibunya merupakan keturunan asli Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat.
Nama belakang "Dumfu" merupakan bentuk pelafalan bahasa Arab dari nama Dompu, yang hingga kini tetap menjadi identitas keluarga beliau. Nama tersebut menjadi simbol keterikatan dengan tanah leluhurnya di Pulau Sumbawa sekaligus mencerminkan jejak diaspora Indonesia di Timur Tengah.
๐๐ฎ๐๐ฎ๐ฟ ๐๐ฒ๐น๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ป๐ด ๐ฃ๐ฒ๐ป๐ฑ๐ถ๐ฑ๐ถ๐ธ๐ฎ๐ป
Seluruh pendidikan tinggi Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Muhammad Hasan Dumfu ditempuh di Kerajaan Arab Saudi.
Beliau meraih gelar Doktor (Ph.D.) dari Universitas Islam Imam Muhammad bin Su'ud Al-Islamiyah (Imam Muhammad ibn Saud Islamic University/IMSIU), Riyadh, salah satu universitas Islam paling bergengsi di dunia yang dikenal sebagai pusat pengembangan ilmu syariah, hadis, akidah, dan bahasa Arab.
Melalui perjalanan akademik yang panjang, beliau kemudian mencapai jenjang Profesor (Ustadz/ุฃุณุชุงุฐ) pada Departemen Studi Islam, Fakultas Sastra dan Humaniora, Universitas Thaibah, Madinah. Dalam sistem pendidikan tinggi Arab Saudi, jabatan profesor merupakan jenjang akademik tertinggi yang diperoleh melalui proses penilaian ketat berdasarkan publikasi ilmiah, penelitian, pengabdian akademik, serta pengalaman mengajar.
๐ฃ๐ฒ๐ฟ๐ท๐ฎ๐น๐ฎ๐ป๐ฎ๐ป ๐๐ฎ๐ฟ๐ถ๐ฒ๐ฟ ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐ข๐ฟ๐ด๐ฎ๐ป๐ถ๐๐ฎ๐๐ถ
Sebagian besar perjalanan akademik beliau berlangsung di Universitas Thaibah (Taibah University), Madinah, salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Kerajaan Arab Saudi.
Dalam perjalanan kariernya, beliau dipercaya mengemban berbagai jabatan strategis, antara lain sebagai Dekan Fakultas Tarbiyah, Dekan Pascasarjana, serta Dekan Fakultas Sastra dan Humaniora (Adab wa Ulum Insaniyah) Universitas Thaibah pada periode 1434–1437 Hijriah.
Selain menjalankan tugas sebagai profesor, beliau juga aktif sebagai anggota berbagai dewan ilmiah universitas, pembimbing mahasiswa program magister dan doktor, serta penguji tesis dan disertasi di sejumlah perguruan tinggi di Arab Saudi.
Kepercayaan tersebut menunjukkan pengakuan terhadap kapasitas akademik dan integritas beliau dalam mengembangkan pendidikan tinggi Islam.
๐๐ผ๐ป๐๐ฟ๐ถ๐ฏ๐๐๐ถ ๐๐ฒ๐ฟ๐ต๐ฎ๐ฑ๐ฎ๐ฝ ๐ ๐ฎ๐๐๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ธ๐ฎ๐
Kontribusi terbesar Syaikh Prof. Dr. Abdullah Dumfu berada pada bidang pendidikan tinggi dan pengembangan ilmu keislaman.
Selama bertahun-tahun beliau mengabdikan diri untuk mendidik mahasiswa, membimbing penelitian, mengembangkan kurikulum, serta meningkatkan mutu pendidikan Islam di lingkungan Universitas Thaibah. Banyak mahasiswa yang pernah dibimbingnya kemudian berkiprah sebagai dosen, peneliti, hakim, pendidik, maupun ulama di berbagai negara.
Bagi masyarakat Indonesia, khususnya Nusa Tenggara Barat, kiprah beliau menjadi bukti bahwa putra keturunan Indonesia mampu memberikan kontribusi nyata di tingkat internasional melalui jalur pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan.
๐ฃ๐ฒ๐บ๐ถ๐ธ๐ถ๐ฟ๐ฎ๐ป ๐ฎ๐๐ฎ๐ ๐๐ฎ๐ด๐ฎ๐๐ฎ๐ป ๐ง๐ผ๐ธ๐ผ๐ต
Syaikh Abdullah dikenal sebagai sosok yang sederhana, rendah hati, dan lebih memilih mengabdikan hidupnya di ruang kuliah daripada mengejar popularitas.
Pendekatan akademiknya menekankan pentingnya ketelitian dalam penelitian, penguasaan sumber-sumber klasik Islam, serta kesinambungan tradisi keilmuan. Bagi beliau, pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu, melainkan pembentukan karakter ilmuwan yang menjunjung integritas, objektivitas, dan tanggung jawab terhadap masyarakat.
๐๐ฎ๐ฟ๐๐ฎ ๐๐น๐บ๐ถ๐ฎ๐ต
Sebagai profesor di bidang studi Islam dan hadis, beliau dikenal produktif menghasilkan karya ilmiah yang diterbitkan oleh penerbit-penerbit akademik di Timur Tengah. Di antaranya:
• Marwiyyฤt al-Imฤm al-Zuhrฤซ al-Mu‘allah fฤซ Kitฤb al-‘Ilal li al-Dฤraquแนญnฤซ.
• Ibrฤhฤซm bin Muแธฅammad bin Sufyฤn: Riwฤyatuhu wa Ziyฤdฤtuhu wa Ta‘lฤซqฤtuhu ‘alฤ แนขaแธฅฤซแธฅ Muslim.
• Ibnu Abฤซ al-Dunyฤ wa Muแนฃannafฤtuhu al-Maแนญbลซ‘ah: ‘Arแธ wa Naqd.
Karya-karya tersebut memperlihatkan konsistensi beliau dalam bidang ilmu hadis, biografi ulama, kritik naskah, dan studi keislaman.
๐ฃ๐ฟ๐ฒ๐๐๐ฎ๐๐ถ ๐ฎ๐๐ฎ๐ ๐ฃ๐ฒ๐ป๐ด๐ต๐ฎ๐ฟ๐ด๐ฎ๐ฎ๐ป
Beberapa capaian penting yang terdokumentasi dalam sumber-sumber publik antara lain:
• Profesor Departemen Studi Islam, Fakultas Sastra dan Humaniora Universitas Thaibah.
• Doktor lulusan Universitas Islam Imam Muhammad bin Su'ud Al-Islamiyah, Riyadh.
• Dekan Fakultas Tarbiyah Universitas Thaibah.
• Dekan Pascasarjana Universitas Thaibah.
• Dekan Fakultas Sastra dan Humaniora Universitas Thaibah.
• Anggota berbagai dewan ilmiah universitas.
• Pembimbing dan penguji tesis maupun disertasi program magister dan doktor.
• Penulis sejumlah buku dan karya ilmiah di bidang hadis dan studi Islam.
๐ฃ๐ฒ๐ป๐๐๐๐ฝ ๐๐ป๐๐ฝ๐ถ๐ฟ๐ฎ๐๐ถ๐ณ
Perjalanan hidup Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Muhammad Hasan Dumfu menunjukkan bahwa dedikasi terhadap ilmu pengetahuan dapat melampaui batas negara, budaya, maupun asal-usul.
Sebagai putra keturunan Dompu yang lahir dan berkiprah di Tanah Suci, beliau membuktikan bahwa ketekunan menuntut ilmu, integritas akademik, dan pengabdian dalam dunia pendidikan mampu menghadirkan manfaat yang luas bagi umat.
Kiprahnya menjadi inspirasi bahwa membangun peradaban tidak selalu dilakukan dari panggung yang ramai, tetapi juga melalui ruang kuliah, perpustakaan, penelitian, dan proses panjang mendidik generasi penerus dengan ilmu yang bermanfaat.
๐๐ฎ๐๐ฎ๐๐ฎ๐ป ๐ฃ๐ฒ๐ป๐๐น๐ถ๐
Tulisan ini disusun berdasarkan sumber-sumber publik yang dapat ditelusuri, meliputi pemberitaan media, publikasi universitas, dokumentasi akademik, katalog karya ilmiah, serta sumber terbuka lainnya yang relevan. Penulisan difokuskan pada rekam jejak, karya, dan aktivitas publik yang terdokumentasi. Informasi yang belum ditemukan dalam sumber yang memadai atau belum dapat diverifikasi secara independen tidak diuraikan lebih lanjut demi menjaga akurasi.
Foto yang digunakan dalam publikasi ini merupakan hasil penyuntingan digital berbasis foto tokoh yang telah tersedia di ruang publik dan digunakan untuk kepentingan ilustrasi profil.
Profil ini merupakan bagian dari upaya Desa Smart untuk mendokumentasikan tokoh-tokoh yang memiliki kontribusi, gagasan, karya, maupun peran dalam kehidupan sosial, budaya, pendidikan, pemerintahan, ekonomi, dan pembangunan masyarakat.