Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:
"Dan maksudnya adalah bahwa Nabi ﷺ menjadikan kesedihan sebagai sesuatu yang dimohonkan perlindungan darinya.
Hal itu karena kesedihan dapat melemahkan hati, mengendurkan tekad (semangat), dan membahayakan kemauan (kehendak).
Dan tidak ada sesuatu pun yang lebih disukai oleh setan melainkan membuat seorang mukmin bersedih.
Allah Ta'ala berfirman: Sesungguhnya pembicaraan rahasia itu termasuk (perbuatan) setan, agar orang-orang yang beriman itu bersedih.' [QS. Al-Mujadilah: 10]"
📚 Thariq al-Hijratain (2/607)
(Teks pada gambar latar belakang bunga merekap poin utamanya):
Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:
"Kesedihan itu melemahkan hati, mengendurkan tekad, dan membahayakan kemauan. Dan tidak ada sesuatu pun yang lebih disukai oleh setan melainkan membuat seorang mukmin bersedih."
(Thariq al-Hijratain 2/607)