Ibnul Jauzi rahimahullah berkata:
"وكم من متعبد يبالغ في كثرة الصلاة والصوم، ولا يعاني صلاح القلب، وقد يكون عنده الكبر والرياء والنفاق والجهل بالعلم ولا يحس بذلك! وقد يكون تطلعه إلى تقبيل يده وإجابة دعائه، وهذه آفات لا دواء لها إلا الرياضة بالعلم؛ ليقع التهذيب بإصلاح دائه، وإنما تنفع العبادة وتظهر آثارها وتبين لذاتها مع إصلاح أمراض القلب".
"Berapa banyak orang yang bersungguh sungguh dalam ibadah memperbanyak sholat dan puasa. Namun ia tidak memperhatikan kebaikan hatinya. Terkadang di hatinya terdapat sombong dan ujub, riya, nifaq, dan jahil terhadap ilmu tapi ia tidak merasakannya. Terkadang ia ingin dicium tangannya dan disahut panggilannya.
Ini adalah penyakit yang tidak ada obatnya kecuali dengan melatih diri dengan ilmu agar ia dapat memperbaiki penyakit hatinya.
Ibadah menjadi bermanfaat dan pengaruhnya akan terasa hanya dengan memperbaiki hati."
"التبصرة"(٢٠٨/٢).
Ustadz badrusalam