Karya Besar Syaikhuna wa Waliduna Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron رحمه الله تعالى
Di antara anugerah terbesar yang Allah Ta’ala karuniakan kepada seorang hamba setelah iman dan ittiba’ kepada sunnah, adalah ketika Allah menjadikan hidupnya terus berbuah meski jasadnya telah kembali ke tanah.
Tidak semua manusia diberi kemuliaan seperti ini. Ada yang hidup lalu dilupakan. Ada yang pergi lalu terputus seluruh jejaknya. Namun ada pula hamba-hamba pilihan yang Allah abadikan pengaruhnya melalui warisan-warisan kebaikan.
Warisan itu bukan sekadar harta, bukan pula kemegahan dunia yang akan usang dimakan zaman. Tetapi warisan yang tetap hidup di hati manusia, terus mengalir pahalanya siang dan malam.
Tiga warisan agung itu adalah:
1. Anak-anak shalih yang menjadi penyejuk mata, yang berbakti kepada kedua orang tuanya semasa hidup maupun setelah wafatnya.
2. Murid-murid dan generasi ilmiyyah yang mewarisi ilmu, lalu menyebarkannya dengan amanah kepada umat.
3. Karya ilmiah yang terus dibaca, dipelajari, ditelaah, dan menghidupkan hati manusia dari generasi ke generasi.
Dan insya Allah, Syaikhuna wa Waliduna Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron رحمه الله تعالى termasuk di antara hamba yang Allah muliakan dengan tiga warisan tersebut.
Beliau tidak hanya meninggalkan putra-putri dan para santri yang tumbuh dalam bimbingan ilmu dan sunnah, tetapi juga meninggalkan jejak ilmu yang begitu dalam bagi umat ini.
Siapa yang tidak mengenal kitab nahwu beliau:
مختارات قواعد اللغة العربية
Sebuah kitab yang — dengan izin Allah — telah menjadi teman belajar ribuan penuntut ilmu di negeri ini. Dibaca di pesantren-pesantren, diajarkan dari generasi ke generasi, dan menjadi pintu awal banyak orang dalam memahami bahasa Al-Qur’an.
Kini…
di hadapan kita hadir kembali mutiara lain peninggalan beliau.
📚 MUTIARA KALAM ILAHI
Saat memandang deretan jilid kitab ini, seakan kita tidak sedang melihat lembaran-lembaran kertas biasa. Di sana ada umur yang dihabiskan untuk menulis, ada keikhlasan yang disimpan dalam diam, ada nasihat seorang ayah untuk umatnya, dan ada cinta seorang alim kepada Al-Qur’an dan dakwah.
Kitab ini merupakan kumpulan tulisan tafsir beliau di rubrik tafsir Majalah Al Furqon, yang kini dihimpun menjadi sebuah karya besar dalam 5 jilid tebal, masing-masing sekitar 500–600 halaman.
Pembahasannya disusun menjadi tema-tema penting kehidupan seorang muslim:
1. Kitab Iman dan Tauhid
2. Kitab Ilmu
3. Kitab Ibadah
4. Kitab Harta dan Dunia
5. Kitab Akhlaq dan Hubungan Sosial
6. Kitab Doa, Infaq dan Dzikir
7. Kitab Fitnah dan Musibah
8. Kitab Manhaj dan Dakwah
Betapa indahnya apabila seorang alim telah wafat, namun lisannya masih terus berbicara melalui tulisan-tulisannya.
Tangannya telah berhenti menulis, namun nasihatnya masih mengetuk hati manusia.
Jasadnya telah dikuburkan, namun pahala ilmunya tetap mengalir tanpa henti.
Semoga Allah Ta’ala melimpahkan rahmat yang luas kepada beliau, menerima seluruh amalnya, melapangkan kuburnya, dan menjadikan kitab ini sebagai cahaya bagi beliau di alam barzakh.
Dan semoga Mutiara Kalam Ilahi menjadi warisan ilmiah yang penuh keberkahan, sebagaimana kitab-kitab beliau sebelumnya telah memberi manfaat besar bagi umat.