Ketika Maksiat Dipacking Indah
—
Banyak manusia berbuat maksiat karena perbuatan tersebut dihiasi oleh setan sehingga terlihat baik dan masuk akal.
Sebagaimana orang-orang musyrik yang membunuh anak-anak mereka. Allah ta’ala berfirman,
وَكَذَٰلِكَ زَيَّنَ لِكَثِيرٍ مِّنَ الْمُشْرِكِينَ قَتْلَ أَوْلَادِهِمْ شُرَكَاؤُهُمْ لِيُرْدُوهُمْ وَلِيَلْبِسُوا عَلَيْهِمْ دِينَهُمْ
“Dan demikianlah pemimpin-pemimpin mereka dan setan-setan telah menjadikan kebanyakan dari orang-orang musyrik itu memandang baik membunuh anak-anak mereka untuk membinasakan mereka dan untuk mengaburkan bagi mereka agama-Nya.” (QS. Al An’am : 37)
Syaikh Abdurrazzaq dalam darsnya pagi ini menyebutkan ayat-ayat yang menerangkan bagaimana perbuatan keji —membunuh anak— ini “dipacking indah”. Diantara alasannya adalah karena takut miskin serta rasa malu dan aib.
Mereka membunuh anak laki-laki karena takut miskin. Allah ta’ala berfirman,
وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍ ۖ نَّحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ
“Dan janganlah kalian membunuh anak-anak kalian karena takut miskin. Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan juga kepada kalian.” (QS. Al Isra : 31)
Mereka membunuh anak perempuan karena aib dan rasa malu. Allah ta’ala berfirman,
وَإِذَا بُشِّرَ أَحَدُهُم بِالْأُنثَىٰ ظَلَّ وَجْهُهُ مُسْوَدًّا وَهُوَ كَظِيمٌ
“Apabila salah seorang dari mereka diberi kabar tentang kelahiran anak perempuan, hitamlah wajahnya dan dia sangat marah.” (QS. An Nahl : 58)
Setan menghiasi dosa membunuh anak dengan alasan yang nampak masuk akal. Mereka takut jika punya banyak anak laki-laki akan membuat miskin. Mereka takut anak perempuan nanti akan ditawan musuh, dilecehkan, atau dianggap mencoreng kehormatan suku. Maka menguburnya hidup-hidup dianggap menjaga martabat. Bahkan sebagian mereka menganggap ini bentuk ibadah. Ada juga yang beralasan karena tradisi nenek moyang.
Itulah cara setan bekerja dimana keburukan dibuat tampak baik, dosa dibuat tampak bermanfaat, maksiat dibungkus dengan alasan logika dan tradisi yang seolah masuk akal, serta kezaliman diberi nama kehormatan.
Sedikit faedah yang diinspirasi dari kajian pagi ini, Taisir Karimirrahman bersama Syaikh Abdurrazzaq di Masjid Nabawi.
BATIK Travel - Umrah dan Haji Sesuai Sunnah
https://www.facebook.com/share/1Cm4UyLeyX/