طامر بىن طامر
### **Pertanyaan:**
Beliau ditanya tentang tata cara (sifat) takbir pada dua hari raya (*Eid*), dan kapan waktunya?
### **Jawaban:**
Alhamdulillah. Pendapat paling sahih mengenai waktu takbir—yang dipegang oleh mayoritas ulama salaf, ahli fikih dari kalangan sahabat, dan para imam—adalah:
* **Waktunya:** Dimulai dari waktu fajar pada **Hari Arafah** hingga akhir **Hari Tasyrik**, yang dibaca setiap selesai melaksanakan salat.
* Disyariatkan pula bagi setiap orang untuk mengeraskan suara takbir ketika keluar menuju tempat salat Id. Hal ini disepakati oleh empat mazhab imam.
### **Tata Cara Takbir**
Tata cara takbir yang dinukil dari mayoritas sahabat—dan ada yang diriwayatkan secara *marfu'* (bersambung) sampai kepada Nabi $ صلى الله عليه وسلم $—adalah:
> **"Allahu akbar, Allahu akbar, Laa ilaha illallah, wallahu akbar, Allahu akbar, wa lillahil-hamd."**
> *(Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji hanya bagi Allah).*
>
* Jika seseorang mengucapkan *"Allahu akbar"* sebanyak tiga kali (di awal), maka hal itu **diperbolehkan**.
* Sebagian ahli fikih ada yang bertakbir tiga kali saja.
* Sebagian lainnya bertakbir tiga kali dan menambahkan kalimat:
> *"Laa ilaha illallahu wahdahu laa syariika lah, lahul-mulku wa lahul-hamdu, wa huwa 'ala kulli syai-in qadiir."*
>
### **Takbir di Dalam Salat Id**
Adapun takbir di dalam salat, maka makmum mengikuti jalannya imam. Mayoritas sahabat $ رضي الله عنهم $ dan para imam bertakbir sebanyak:
* **7 kali** pada rakaat pertama.
* **5 kali** pada rakaat kedua.
Dan jika seseorang ingin membaca zikir di antara sela-sela takbir tersebut, seperti membaca:
> *"Subhanallah, walhamdulillah, wa laa ilaha illallah, wallahu akbar. Allahummaghfir lii, warhamnii."*
> *(Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar. Ya Allah, ampunilah aku dan rahmatilah aku).*
>
Maka hal itu **baik/bagus**, sebagaimana hal tersebut diriwayatkan dari sebagian ulama salaf.
*Wallahu a'lam (Dan Allah lebih mengetahui).*