Jumat, 20 Februari 2026

Dahak vs Air Liur saat Puasa

Al-Furuq Al-Fiqhiyah: Dahak vs Air Liur saat Puasa

​Dalam masalah puasa, terdapat perbedaan hukum antara menelan dahak (nukhamah) dan air liur (riq):

● Dahak: Jika dahak telah sampai ke rongga mulut, maka haram untuk ditelan kembali. Jika orang yang berpuasa sengaja menelannya dalam keadaan tersebut, maka puasanya batal. Inilah pendapat mu'tamad dalam Mazhab (Hanbali).

● Air Liur: Sebaliknya, menelan air liur tidak membatalkan puasa.

​Mengapa dibedakan?
Ada dua alasan:

1. Kemampuan Menghindar: Dahak termasuk sesuatu yang bisa dihindari dan dibuang, berbeda dengan air liur yang mengalir secara alami dan sulit dihindari.
2. Asal Muasal: Dahak dianggap berasal dari luar rongga mulut (seperti dari bagian dalam tenggorokan atau kepala), sehingga tidak termasuk sesuatu yang dimaafkan seperti air liur.

Wallahu a‘lam
_____________
#من_فقه_الصيام
#من_الفروق_الفقهية

إذا وصلت النخامة إلى الفم حرم بلعها٬ وإذا بلعها فسد صومه٬ هذا هو المذهب٬ وإذا بلع الصائم ريقه لم يفسد صومه؛ لأن النخامة يمكن التحرز منها٬ ولأنها من غير الفم.

تقي الدين الحنبلي
Urbn