Rabu, 11 Februari 2026

Dahulu As-Syaikh Ibnu 'Utsaimîn rahimahullâhu ta'âlâ menyampaikan durûsnya (pelajarannya), lalu beliau melihat salah seorang dari mereka (para thullâb), melamun.

Dahulu As-Syaikh Ibnu 'Utsaimîn rahimahullâhu ta'âlâ menyampaikan durûsnya (pelajarannya), lalu beliau melihat salah seorang dari mereka (para thullâb), melamun. 

Dan beliau berkata kepadanya: "Kamu ulangi apa yang Aku katakan."

Dan orang tersebut berkata: "Aku tidak tahu."

Dan As-Syaikh berkata: "Dan jika demikian kenapa kamu hadir?."

Dan orang tersebut berkata: "Sebab nabi shallallâhu 'alaihi wa sallam bersabda: 'mereka adalah qaum yang tidak akan sengsara teman duduk mereka yang duduk bersama mereka (duduk bersama mereka di majelis dzikir)'."

Lalu As-Syaikh Rahimahullâh menangis dan berkata: "Aradnâ an nu'allimahu fata'allamnâ minhu (kami ingin mengajarnya (ilmu), dan kami ternyata yang belajar darinya."

Kekeliruan, kritik, dan saran terkait terjemahan sampaikan pada penerjemah

FB Penerjemah: Dihyah Abdussalam 
IG Penerjemah: @mencari_jalan_hidayah