Membela Saudara: Saat Berbuat Zalim maupun Dizalimi
Syaikh Bakr Abu Zaid rahimahullah berkata:
Salah satu kaidah dasar dalam agama ini adalah prinsip 'tolonglah saudaramu, baik ia dalam posisi berbuat zalim maupun sedang dizalimi.'
Menolongnya saat ia berbuat zalim dilakukan dengan cara:
● Mencegahnya dari perbuatan tersebut (menahan tangannya).
● Memberinya nasihat dan arahan yang tulus.
● Menyelamatkannya agar tidak membangun hukum hanya berdasarkan prasangka atau ilusi semata.
● Mendorongnya untuk mengedepankan keyakinan di atas dugaan, serta berpijak pada bukti nyata ketimbang keraguan.
● Membimbingnya agar diam dari melontarkan tuduhan batil yang berdosa.
● Menanamkan prinsip berbaik sangka (husnudzon) sebagai pengganti dari buruk sangka dan niat yang kotor.
● Serta mengingatkannya akan pedihnya siksa dan murka Allah.
Sedangkan menolongnya saat ia dizalimi dilakukan dengan cara:
● Menghalau orang yang menzaliminya.
● Membantunya mendapatkan keadilan.
● Membela kehormatan dan martabatnya.
● Menghibur hatinya serta mengingatkannya akan besarnya pahala dan ganjaran yang luas di sisi Allah.
● Serta meyakinkannya bahwa Allah, dengan kehendak-Nya, pasti akan menolongnya, meski setelah beberapa waktu lamanya.
Semoga Allah merahmati Syaikh Bakr Abu Zaid, mengampuninya, dan menempatkannya di surga-Nya yang luas. Amin.
📝 Tashiifun Naasi baynaz-Zhonni wal Yaqiin, hal.18
____________
قال الشيخ بكر ابو زيد «رحمه الله»: من قواعد الملة "نصر المسلم اخاه المسلم ظالما او مظلوما"
نصرته ظالما، بالاخذ على يده، وابداء النصح له، وإرشاده وتخليصه من بناء الحكم على الظنون والأوهام، واعمال اليقين مكان الظن، والبينة محل الوسوسة، والصمت عن القذف بالباطل والاثم، ومبدأ حسن النية، بدل سوء الظن والطوية، وتحذيره من نقمة الله وسخطه
ونصرته مظلوما بردع الظالم عنه، والانصاف له منه، والدفع عن عرضه وكرامته، وتسليته وتذكيره بما له من الاجر الجزيل، والثواب العريض وان الله ناصره بمشيئته ولو بعد حين.«تصنيف الناس بين الظن واليقين (ص: 18)
رحم الله شيخنا الشيخ بكر ابو زيد وغفر له واسكنه فسيح الجنان
Credits هِدايــــةُ الحـيـــارى
Urbn