Kamis, 12 Februari 2026

status ustadz noor ihsan silviantoro

Bagi Saya...
Ini bagi saya lho ya...

Pendidikan agama baik berbiaya mahal, murah, atau gratis terlebih ada biaya hidup...semua baik.

Mau guru & pengurus yayasannya naik alpard, inova, moge, motor butut, sepeda maupun jalan kaki... semua baik.

Cukup bagi kita melihat kebaikan manusia sbg kebaikan, tidak perlu melirik dapur orang. 

Orang yg mau bergerak dalam sosial pendidikan adalah orang dg niat baik, apa yg tersembunyi kembalikan kpd Allah
Sabda nabi:
وحسابهم على الله 
Hisab/perhitungan atas mereka, dikembalikan kpd Allah 

Yang saya khawatirkan...dari ngurek kekurangan yayasan/ tuduhan absurd  (kpd yayasan yg  tdk spesifik) berdampak:
* buruk sangka kpd orang baik 
* melemahkan semangat mndirikan sekolah/lmbaga dakwah
* membuat haraj/tdk nyaman orang orang baik yg blum bisa ideal.
* dsb

Bagi saya...
Ini bagi saya lho...

Ada orang yg mau ngurusi yatim  meski dari donasi itu harus kita syukuri...

Ada orang mau mengabdikan waktu & tenaga untuk mendidik kaum muslimin meski harus ngajak orang berdonasi itu patut kita syukuri... betapa banyak alumni pesantren yg  yg enggan mnjadi guru ngaji.

Betapa banyak ustadz yg menarik diri dari dunia dakwah dan ngajar kala ekonominya mapan? 

Biarkan manusia dg kebaikannya masing masing....yakinkan pada diri kita mereka amanah, yakinkan pada diri kita mereka merawat ummat, yakinkan diri kita bahwa apa yg mereka korbankan jauh lebih banyak dari yg masyarakat  berikan.  

المؤمن مرآة المؤمن
 Seorang mukmin cermin bagi mukmin yang lain

Ingat ketika kita menjadi cermin buram, kita tdk akan mampu mencerminkan saudara kita dalam sosok terbaiknya.

Kalaupun ada yg tdk amanat dan itu pasti ada... ingat sabda Nabbi
Bahwa ada kalanya Allah memuliakan agama ini melalui tangan pendosa

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قال:
قال رسولُ الله ﷺ:
«إِنَّ اللَّهَ لَيُؤَيِّدُ هَذَا الدِّينَ بِالرَّجُلِ الفَاجِرِ»

“Sesungguhnya Allah benar-benar akan menguatkan (menolong) agama ini dengan seorang laki-laki yang fajir (pendosa).”

Peran kebaikannya untuk kaum muslimin, dosanya dia tanggung sendiri.

Ini menurut saya ya...
Syukuri lembaga & yayasan itu dg coraknya masing masing, biarkan mereka mnjamur bak cendawan di musim  hujan.
Biarkan berkembang...
Beningkan hati, lenturkan lisan, pandang jauh ke depan, semoga diberkahi
Ustadz noor ihsan silviantoro