Imam Malik bin Anas pernah ditanya tentang sebab beliau meriwayatkan dari Al-Hafizh Ayyub as-Sakhtiyani.
Beliau menjawab:
Ayyub telah berhaji dua kali, dan aku sering melihatnya, namun aku belum mengambil riwayat darinya. Hingga suatu ketika nama Nabi ﷺ disebut di hadapannya, lalu ia menangis hingga aku merasa iba kepadanya. Ketika aku menyaksikan pengagungannya kepada Nabi ﷺ, barulah aku menulis (meriwayatkan) darinya.
(At-Ta‘dil wa at-Tajrih, 1/386)
Wahai para pemuda umat, sesungguhnya ilmu ini adalah agama itu sendiri. Maka perhatikanlah dari siapa kalian mengambil agama kalian.
Rahimahumullah...