Rabu, 18 Februari 2026

Bagi siapa saja yang maju menjadi imam tarawih, berhati-hatilah, jangan sampai manusia datang karena Allah, tetapi engkau justru datang karena manusia.

Bagi siapa saja yang maju menjadi imam tarawih, berhati-hatilah, jangan sampai manusia datang karena Allah, tetapi engkau justru datang karena manusia.

Aku pernah mengajak ayahku ke masjid tempatku menjadi imam tarawih. Jumlah jamaah saat itu sekitar 5000 orang. Pemandangannya sangat menggetarkan, tangisan jamaah hampir tidak terputus pada malam itu. Setelah salat selesai aku berkata kepada ayahku:
“Apa pendapat Ayah? Apakah Ayah melihat banyaknya jamaah dan orang-orang di luar?”

Ayahku seorang yang bijak dan sedikit bicara, maka ia tidak menjawabku. Keesokan harinya aku menanyakan pertanyaan yang sama. Lalu ia berkata:
“Wahai anakku, semua jamaah datang karena Allah, kecuali engkau.”

Itulah nasihat terbesar yang pernah aku terima dalam hidupku.
Ya Allah, anugerahkanlah kami keikhlasan dalam ucapan dan perbuatan.