Kamis, 19 Februari 2026

Ada kalanya sebuah hadis terasa berat di hati. Bahkan seorang sahabat mulia seperti Abu Dzar Al-Ghifari رضي الله عنه pun awalnya merasa berat ketika mendengar sabda Nabi ﷺ tentang besarnya ampunan bagi ahli tauhid.

Ada kalanya sebuah hadis terasa berat di hati. Bahkan seorang sahabat mulia seperti Abu Dzar Al-Ghifari رضي الله عنه pun awalnya merasa berat ketika mendengar sabda Nabi ﷺ tentang besarnya ampunan bagi ahli tauhid.

Namun ketika beliau meriwayatkan hadis itu, beliau justru bersemangat menampakkan kalimatnya — menegaskan kebenaran tersebut, meskipun dulu sempat terasa berat.

Ini pelajaran besar bagi kita:
Bukan mengikuti perasaan, tapi mengikuti wahyu.
Bukan menolak karena berat, tapi tunduk karena itu kebenaran.

Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang yang menerima kebenaran, walau tidak selalu sesuai dengan keinginan diri kita.