Kamis, 23 Oktober 2025

Tiga laqob sematan ini sering ana dengar entah dari orang2 haroki, sufi, atau liberal islam dalam mengolok2 dakwah salafi

"SaWah" (salafi wahabi)
"SalaFi" (Salah Fikir)
"Murjiah Hukkam" (Penjilat Pemerintah)

Tiga  laqob sematan ini sering ana dengar entah dari orang2 haroki, sufi, atau liberal islam dalam mengolok2 dakwah salafi

Jadi ya heran sekali tatkala ada oknum yang mengaku penganut "salafi" versi lurus katanya, eh malah mejelekkan nama "salafi" itu sendiri

⭕️ Salah satu tanda Ahlul Bid‘ah adalah selalu memberi julukan-julukan buruk kepada Ahlus Sunnah Salafiyyin!

๐Ÿ’ฌ Bagi kaum Sufi, Salafi dicap “Wahhabi”

๐Ÿ’ฌ Bagi kaum Rafidhah (Syiah), Salafi dicap “Taimiyah”

๐Ÿ’ฌ Bagi kaum Ikhwaniyyah, Salafi dicap “Madkhali”

๐Ÿ’ฌ Bagi kaum Sururiyyah, Salafi dicap “Jami”

๐Ÿ’ฌ Bagi kaum Asy‘ariyyah, Salafi dicap “Mujassimah”

๐Ÿ’ฌ Bagi kaum Khawarij, Salafi dicap “Murji’ah, murjiah hukkam”

๐Ÿ’ฌ Bagi kaum Liberal, Salafi dicap “Kolot, dungu, terbelakang, dan orang yang tidak tercerahkan”

Setiap kelompok melihat Salafi dari kacamata hitam sempitnya sendiri.

Namun pada hakikatnya, Salafi adalah seorang Muslim yang berpegang teguh kepada Al-Qur’an, As-Sunnah, dan manhaj salaf umat ini.

 Syaikh Abdurrahman As-Sa‘di ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ menegaskan:
"Segala hal kita kembalikan pada hakikat maknanya, bukan sekadar nama. Betapa sering ahlul batil melabeli ahlul haq dengan sebutan-sebutan tercela, sementara mereka menyematkan pada diri mereka nama-nama terpuji. Namun hal itu sama sekali tidak merugikan ahlul haq dan tidak pula mengangkat ahlul batil. Itu hanyalah jerat untuk menipu orang-orang yang buta mata hatinya."
— Tawdih al-Kafiyah asy-Syafiyah, hlm. 137

 Imam Ahmad bin Hanbal ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ berkata:
"Aku menyaksikan bahwa ahlul ahwa’ dan bid‘ah menciptakan sebutan-sebutan hina untuk Ahlus Sunnah. Tujuan mereka tak lain untuk mencela, menjatuhkan, dan menghinakan ahlu sunnah di hadapan orang-orang dungu dan jahil."
— Thabaqat al-Hanabilah
ustadz lutfi setiawan

LUPA MEMBACA BISMILLAH KETIKA SALAT

LUPA MEMBACA BISMILLAH KETIKA SALAT

Syaikh Muhammad bin Saleh Al-Utsaimin rahimahullh menjelaskan,

ุฅุฐุง ู†ุณูŠ ุงู„ุฅู…ุงู… ุงู„ุจุณู…ู„ุฉ ููŠ ุงู„ุตู„ุงุฉ، ูุฅู† ุตู„ุงุชู‡ ู„ุง ุชุจุทู„، ูˆูƒุฐู„ูƒ ุงู„ู…ู†ูุฑุฏ ูˆุงู„ู…ุฃู…ูˆู…؛ ู„ุฃู† ุงู„ุจุณู…ู„ุฉ ู„ูŠุณุช ู…ู† ุงู„ูุงุชุญุฉ، ุจู„ ู‡ูŠ ุขูŠุฉ ู…ุณุชู‚ู„ุฉ ูŠุคุชู‰ ุจู‡ุง ุนู†ุฏ ุงุจุชุฏุงุก ุงู„ุณูˆุฑ ุฅู„ุง ุณูˆุฑุฉ ุจุฑุงุกุฉ.

“Apabila imam lupa membaca bismillah dalam salat, maka shalatnya tidak batal. Demikian pula salatnya ketika sendirian dan sebagai makmum. Karena bismillah bukan termasuk bagian dari surat Al-Fatihah. Namun ayat tersendiri yang didatangkan pada awal surat kecuali surat Baro'ah (at-taubah).”

Liqaa Al-Bab Al-Maftuuh 35
Ustadz abu muhammad 

Mengapa Ibnu Taimiyah lebih banyak menulis kitab tentang aqidah dari pada tentang fiqih?

Mengapa Ibnu Taimiyah lebih banyak menulis kitab tentang aqidah dari pada tentang fiqih?

Seorang murid beliau yang bernama Umar bin Ali bin Musa Abu Hafsh Al Bazzar bertanya kepada beliau tentang penyebabnya? Maka beliau rahimahullah menjawab:

‎ุงู„ูุฑูˆุน ุฃู…ุฑู‡ุง ู‚ุฑูŠุจ ؛ ูุฅุฐุง  ู‚ู„ุฏ ุงู„ู…ุณู„ู… ููŠู‡ุง ุฃุญุฏ ุงู„ุนู„ู…ุงุก ุงู„ู…ู‚ู„ุฏูŠู† ุฌุงุฒ ู„ู‡ ุงู„ุนู…ู„ ุจู‚ูˆู„ู‡ ؛ ู…ุงู„ู… ูŠุชูŠู‚ู† ุฎุทุฃู‡ ؛  ูˆุฃู…ุง ุงู„ุฃุตูˆู„ ูุฅู†ูŠ ุฑุฃูŠุช ุฃู‡ู„ ุงู„ุจุฏุน ูˆุงู„ุถู„ุงู„ุงุช ูˆุงู„ุฃู‡ูˆุงุก ูƒุงู„ู…ุชูู„ุณูุฉ ูˆุงู„ุจุงุทู†ูŠุฉ ูˆุงู„ู…ู„ุงุญุฏุฉ ؛ ูˆุงู„ู‚ุงุฆู„ูŠู† ุจูˆุญุฏุฉ ุงู„ูˆุฌูˆุฏ ؛ ูˆุงู„ุฏู‡ุฑูŠุฉ ูˆุงู„ู‚ุฏุฑูŠุฉ ؛ ูˆ ุงู„ู†ุตูŠุฑูŠุฉ ؛ ูˆุงู„ุฌู‡ู…ูŠุฉ ؛ ูˆุงู„ุญู„ูˆู„ูŠุฉ ؛ ูˆุงู„ู…ุนุทู„ุฉ ؛ ูˆุงู„ู…ุฌุณู…ุฉ ؛ ูˆุงู„ู…ุดุจู‡ุฉ ؛ ูˆุงู„ุฑุงูˆู†ุฏูŠุฉ ؛ ูˆุงู„ูƒู„ุงุจูŠุฉ ؛ ูˆุงู„ุณู„ู…ูŠุฉ ؛ ูˆุบูŠุฑู‡ู… ؛ ู…ู† ุฃู‡ู„ ุงู„ุจุฏุน ؛ ู‚ุฏ ุชุฌุงุฐุจูˆุง ููŠู‡ุง ؛ ุจุฃุฒู…ุฉ ุงู„ุถู„ุงู„ ؛ ูˆุจุงู† ู„ูŠ ุฃู† ูƒุซูŠุฑุง ู…ู†ู‡ู…  ุฅู†ู…ุง ู‚ุตุฏ ุฅุจุทุงู„ ุงู„ุดุฑูŠุนุฉ ูˆุฃู† ุฌู…ู‡ูˆุฑู‡ู… ุฃูˆู‚ุน ุงู„ู†ุงุณ ููŠ ุงู„ุชุดูƒูŠูƒ ููŠ ุฃุตูˆู„ ุฏูŠู†ู‡ู… ؛ ูู„ู…ุง ุฑุฃูŠุช ุงู„ุฃู…ุฑ ุนู„ู‰ ุฐู„ูƒ ุจุงู† ู„ู‰ ุฃู†ู‡ ูŠุฌุจ ุนู„ู‰ ูƒู„ ู…ู† ูŠู‚ุฏุฑ ุนู„ู‰ ุฏูุน ุดุจู‡ู‡ู… ูˆุฃุจุงุทูŠู„ู‡ู… ูˆู‚ุทุน ุญุฌุฌู‡ู… ูˆุฃุถุงู„ูŠู„ู‡ู… ุฃู† ูŠุจุฐู„ ุฌู‡ุฏู‡ ู„ูŠูƒุดู ุฑุฐุงุฆู„ู‡ู… ؛ ูˆุฒูŠู ุฏู„ุงุฆู„ู‡ู… ؛ ุฐุจุง ุนู† ุงู„ู…ู„ุฉุงู„ุญู†ููŠุฉ ูˆุงู„ุณู†ุฉ ุงู„ุตุญูŠุญุฉ ؛ ูู‡ุฐุง ูˆู†ุญูˆู‡ ู‡ูˆ ุงู„ุฐูŠ ุฃูˆุฌุจ ุฃู†ูŠ ุตุฑูุช ุฌู„ ู‡ู…ูŠ ุฅู„ู‰ ุงู„ุฃุตูˆู„ ูˆุฃู„ุฒู…ู†ูŠ ุฃู† ุฃูˆุฑุฏุช ู…ู‚ุงู„ุงุชู‡ู… ูˆุฃุฌุจุช ุนู†ู‡ุง ุจู…ุง ุฃู†ุนู… ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ุจู‡ ู…ู† ุงู„ุฃุฌูˆุจุฉ ุงู„ุนู‚ู„ูŠุฉ ูˆุงู„ู†ู‚ู„ูŠุฉ .

“Masalah furu’ (fiqih) itu perkara yang qorib (mudah). Apabila seorang muslim taklid kepada seorang ulama maka ia boleh mengamalkan fatwanya selama tidak yakin kesalahannya. 
Adapun masalah ushul (pokok), sesungguhnya aku melihat para ahli bid’ah dan kesesatan dan para pengekor hawa nafsu seperti para ahli filsafat, kaum bathiniyah, atheis, dan yang berkeyakinan wihdatul wujud, kaum dahriyah, firqoh qodariyah, Nushairiyah, Jahmiyah, Hululiyah, Mu’athilah, Mujassimah dan Musyabbihah, Rowandiyah, Kullabiyah, Salmiyah dan firqoh sesat lainnya saling bertabrakan dalam kesesatan. 
Dan telah nyata kepadaku bahwa kebanyakan mereka bertujuan untuk membatalkan syari’at. Dan kebanyakan mereka telah membuat manusia ragu dalam pokok pokok agama. Saat aku melihat kenyataan ini maka jelas bagiku bahwa wajib atas setiap orang yang memiliki kemampuan untuk membantah syubhat dan kebatilan mereka. Dan mematahkan hujjah hujjah kesesatan mereka. Dan wajib mengeluarkan semua kesungguhan untuk menyingkapkan kelemahan dalil dalil mereka. Sebagai pembelaan terhadap millah yang hanif dan sunnah yang shahih. 
Inilah yang menyebabkan aku menghabiskan kebanyakan waktuku untuk masalah masalah pokok ini dengan membawakan pendapat pendapat mereka serta aku bantah dengan nikmat ilmu yang Allah berikan kepadaku berupa jawaban yang bersifat akal ataupun naql.”
————-
‎ุงู„ุฃุนู„ุงู… ุงู„ุนู„ูŠุฉ ู„ู„ุจุฒุงุฑ
‎ุตูฃูฃ
Ustadz badrusalam.

Rabu, 22 Oktober 2025

Syaikh Sholeh Fauzan Hafidzahullah Ta’ala diangkat menjadi Mufti Kerajaan Arab Saudi menggantikan Syaikh Abdul Aziz Alu Syaikh yang wafat beberapa waktu lalu

Resmi :
Syaikh Sholeh Fauzan Hafidzahullah Ta’ala diangkat menjadi Mufti Kerajaan Arab Saudi menggantikan Syaikh Abdul Aziz Alu Syaikh yang wafat beberapa waktu lalu.

Usia beliau saat ini 93 tahun (Hijriyah), termasuk salah satu Ulama Senior di dunia saat ini.

Selesih setahun usia beliau dengan Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad (Madinah) yang saat ini usianya 94 tahun

Semoga Allah menjaga beliau berdua dan para ulama kaum muslimin lainnya.

Berikut ini beberapa kitab karya Syaikh Sholeh Al Fauzan yang sering dipelajari di Indonesia dan bahkan di belahan dunia :
- Kitab Tauhid yang dipelajari di pondok-pondok Modern semisal Darussalam Gontor dan lainnya
- Syuruhat kitab kitab Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab di bidang Aqidah (Ushul Tsalasah, Qawaid Arba, Nawaqid Islam dll)
- Al Mulakhos Al Fiqhi dibidang Fiqh 
Dll 

Beliau punya beberapa syarah Kitab ulama klasik, semisal ;
- Syarh Arbain Nawawi judulnya Al Minhah Ar Rabbaniyah
- Syarh Bulughul Maram judulnya Tashil Al Ilmam
- Syarh Tajrid Tauhid Al Maqrizi judulnya Ifadatul Mustafid
- Ta’liqot Al Mukhtashorot Al Aqidah Tohawiyah 
- Syarh Kitab Syarhusunnah Al Barbahari judulnya Ithaf Al-Qari
- Syarh Kitab Al Furqon Ibnu Taimiyah
- Syarh Al Jawab Al Kahfi Ibnul Qoyyim
- Syarh Mandzumah Al Haiyyah Ibnu Abi Dawud
Dan lainnya masih banyak

Kitab-kitab yang sangat bermanfaat.

Sempat terdengar desas desus yang menjadi pengganti mufti Syaikh Sholeh Humaid Hafidzahullah, namun itu tidak benar. 

Abu Yusuf Akhmad Ja’far

KEMULIAAN WANITA TERLETAK PADA BAKTINYA KEPADA SUAMI

KEMULIAAN WANITA 
TERLETAK PADA BAKTINYA KEPADA SUAMI

Seorang  muslimah yang beriman kepada Allah ุชุนุงู„ู‰ dan Rasul-Nya  ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆ ุณู„ู…  serta menginginkan kebahagiaan abadi di dunia dan akhirat, akan bersyukur dan tidak meremehkan keberadaan suami di sisinya. Ia akan menjadikan suami sebagai jalan terindah dalam hidupnya menuju surga dengan menunaikan hak-haknya dan meraih cintanya.

Banyaknya keguncangan biduk cinta yang telah berlayar indah romantis hingga berakhir perceraian disebabkan sifat ego wanita (istri). Ia merasa sudah melakukan segalanya sehingga berhak menuntut berbagai hal yang berhembus dalam dadanya. Ia merasa lebih mulia, lebih dalam ilmu, amal saleh, harta, nasab, fisik, gelar akademik dan semua hal yang membuatnya merasa tidak patut merendahkan diri di hadapan suaminya.

Padahal, wanita-wanita terbaik zaman dahulu yang jauh lebih dalam segala hal dari wanita zaman ini, sangat mengagungkan suami-suami mereka. 

Inilah Khadijah ุฑุตูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ุง, Ibunda kaum mukminin, istri Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆ ุณู„ู…  adalah wanita paling kaya raya di negerinya, beliau masyhur dengan baktinya pada suami dan berkorban segalanya untuk Rasulullah  ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆ ุณู„ู…. 

Zainab putri Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆ ุณู„ู…  adalah wanita paling tinggi nasabnya sebagai putri seorang Nabi dan Rasul. Beliau sangat berbakti kepada suaminya Abul ‘Ash  bin Ar Rabi’ bin Abdil ‘Uzza hingga membuat mata mulia Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆ ุณู„ู…  meneteskan air mata saat putrinya menebus suaminya dengan kalung ibunya Khadijah ุฑุตูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ุง . 

Fathimah putri Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆ ุณู„ู…  adalah wanita paling tinggi nasabnya sebagai putri seorang Nabi dan Rasul. Beliau sangat berbakti kepada suaminya Ali bin Abi Thalib ุฑุตูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡, melayaninya dengan sungguh-sungguh hingga telapak tangan beliau pecah-pecah. 

Zainab binti Abi Mu’awiyah Abdullah At Tsaqofiyyah adalah wanita kaya raya, beliau masyhur dengan baktinya pada suaminya Ibnu Mas’ud ุฑุตูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ yang  sangat sedikit hartanya.
Ustadz miftah indy

Klasifikasi tauhid Rububiyyah, Al-Asma' Was Shifat, dan Uluhiyyah, bukan perkara baru yang diada-adakan belakangan

Klasifikasi tauhid Rububiyyah, Al-Asma' Was Shifat, dan Uluhiyyah, bukan perkara baru yang diada-adakan belakangan. Justru pembagian tersebut bersumber dari para Salafus Shalih. Silakan yang ingin penjelasan lebih detail baca tulisan yang bermanfaat berjudul, "๐—”๐—น-๐— ๐˜‚๐—ธ๐—ต๐˜๐—ฎ๐˜€๐—ต๐—ฎ๐—ฟ๐˜‚๐—น ๐— ๐˜‚๐—ณ๐—ถ๐—ฑ ๐—™๐—ถ ๐—•๐—ฎ๐˜†๐—ฎ๐—ป ๐——๐—ฎ๐—น๐—ฎ-๐—ถ๐—น ๐—”๐—พ๐˜€๐—ฎ๐—บ๐—ถ๐˜ ๐—ง๐—ฎ๐˜‚๐—ต๐—ถ๐—ฑ" oleh Syaikh Abdurrazzaq Al-Badr hafidzhahullah.

ุดูŠุฎ ุงู„ุฃุฒู‡ุฑ: ู…ุญู…ุฏ ุงู„ุฎุถุฑ ุญุณูŠู†: ุงู„ุบู„ูˆ ููŠ ุชุนุธูŠู… ุบูŠุฑ ุงู„ู„ู‡، ุฑุฌุณ ู…ู† ุนู…ู„ ุงู„ุดูŠุทุงู†.