Kamis, 07 November 2019

diantara doa nabi untuk anak anak

Bismillah

*Diantara Do'a Nabi ﷺ Untuk Anak-Anak*

Sebagaimana Nabi ﷺ selalu mendo'akan anak-anaknya & anak-anak kaum muslimin ketika mendo'akan Hasan Bin 'Ali Rodiyallohu'anhuma :

اَللّٰهُمَّ إنِّيْ أُحِبُّهُ فَأَحِبَّهُ

(AlloHumma Innii UhibbuHu, Fa AhibbaHu) 

"Ya Alloh, Sesungguhnya aku mencintainya, maka cintailah ia"
HR. Al-Bukhori no 3749

Dan Imam Al-Bukhori menyebutkan hadits dari Usamah bin Zaid Rodiyallohu 'anhuma, dari Nabi ﷺ, bahwa beliau memeluknya beserta Al-Hasan sambil berkata : 

اَللّٰهُمَّ إنِّيْ أُحِبُّهُمُمَا فَأَحِبَّهُمَا

(AlloHumma Innii UhibbuHuma, Fa AhibbaHuma)

Ya Alloh, Sesungguhnya aku mencintai keduanya, maka cintailah keduanya"
HR. Al-Bukhori no 3747

-------------------------
*Dikutip dari Kitab Shohih Al-Bukhori 1 Jilid, Halaman 546 No. 3749 & 3747, Penerbit Dar Alamiyyah Mesir*
-------------------------

Boleh dishare seluasnya tanpa mengurangi isi tulisan.

Dibagikan oleh :
Rumah Ilmu Dar Alamiyyah & kampus dakwah Utsman di bawah bimbingan Ust. Anton Abdillah Al Atsary.

salaf sukses dengan Alquran Bagaiamana dengan kita

Berkata az Zarqoniy rohimahulloh: 
"Para salaf kita sukses dengan al Qur'an ini dengan kesuksesan yang mengejutkan, padahal jumlah mereka sedikit, penghidupan mereka seret, mushaf sedikit di tangan mereka dan sedikit penghafal al Qur'an jika dibandingkan masa ini. 

*Rahasia* di balik itu adalah mereka betul-betul mempelajari al Qur'an dan mendulang simpanan hidayahnya. 

Adapun kebanyakan kaum muslimin sekarang mereka sekedar puas hanya dengan mengulang-ngulang katanya dan melagukannya, puas hanya memegang mushaf di tangannya dan mereka lupa atau pura-pura lupa kalau barokah al Qur'an terbesar adalah mentadabburi ayat-ayatnya, memahaminya dan mengambil adab darinya." 

(Manahilu 'Arofan 2/7)

Lalu dimanakah para penuntut ilmu yang perhatian mempelajari tafsir hari ini...???????

Al hujjah 

Rabu, 06 November 2019

kunci khusyu dalam sholat

Ust Muhammad Nuzul Zdikri Lc. 
KUNCI KHUSYUK DALAM SHOLAT 

ANDA TIDAK AKAN BISA KHUSUK DALAM SHOLAT KALAU SEBELUM ANDA SHOLAT HIDUP ANDA BERMASALAH..... 

Alloh ﷻ berfirman....:

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اسْتَجِيْبُوْا لِلّٰهِ وَلِلرَّسُوْلِ اِذَا دَعَا كُمْ لِمَا يُحْيِيْكُمْ ۚ وَا عْلَمُوْۤا اَنَّ اللّٰهَ يَحُوْلُ بَيْنَ الْمَرْءِ وَقَلْبِهٖ وَاَ نَّهٗۤ اِلَيْهِ تُحْشَرُوْنَ

"Wahai orang-orang yang beriman....!!! 
Penuhilah seruan Alloh dan Rosul....
Apabila Dia menyerumu kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepadamu, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Alloh mampu memisahkan antara MANUSIA dan HATI-nya...
Dan sesungguhnya kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan."
(QS. Al-Anfal 8: Ayat 24)

Sambutlah Seruan-seruan  Alloh & Rosul-Nya itu... 
Karena Seruan Alloh dan Rosulnya itu... 
Yang Rosul ajak dan perintahkan itu akan "MENGHIDUPKAN HATI²KALIAN...!!! "

Imam As-Sa'di mengatakan.... :
" Alloh ﷻ akan membuat hatinya liyarr... 
Sebagaimana anda tdk mau diatur oleh Alloh ﷻ... 
Alloh ﷻ akan menghukummu dengan hatimu yang tdk mau diatur ( menuruti kemauanmu)... 

Sering nih kita merasakan ketika Sholat.... 

"KITA SEDANG SHOLAT DI MASJID" 
TAPI HATI KITA KEMANA-MANA"
YANG HARUSNYA MENGINGAT ALLOH"
MALAH BANYAK MENGINGAT PERKARA DUNIA"

Introspeksi diri " SEBERAPA BANYAK HATIMU MENGINGAT ALLOH DALAM SHOLATMU...??? 

BANYAK INGAT ALLOH ATAU BANYAK INGAT DUNIA HATIMU KETIKA SHOLAT....???

Sebagaimana anda durhaka kepada Alloh ﷻ... 
Maka hati anda juga akan durhaka kepada Anda....!!!

Kalau anda sebelum dan sesudah sholat tidak mau menyambut seruan ( perintah)  Alloh dan Rosulnya maka anda tdk akan Bisa KHUSUK DIDALAM SHOLAT anda....!!!???

asyirku thoah kitabut tauhid bab 37

Ust Dr Firanda Andirja MA 
06 Robi’ul Awwal 1441H 
Masjid ” ألإخلاص " “Dukuh Bima”
Tambun Kab. Bekasi 

KITABUT-TAUHID 

BAB 37

BARANG SIAPA MENTAATI ULAMA’ DAN UMARO'(Penguasa / pemerintah) DALAM MENGHARAMKAN YANG DiHALAL ALLOH DAN
MENGHALALKAN YANG HARAMKAN ALLOH MAKA  DIA TELAH MENJADIKAN MEREKA SEBAGAI TUHAN-TUHAN SELAIN ALLOH 

Jenis kesyirikan ( Syirku-Tho’ah)  ketaatan yang menghantarkan kepada kesyirikan.... 
Macam-macam ketaatan.... :

1) Ketaatan yang disyariatkan 

• Ketaatan Mutlak yaitu taat kepada Alloh dan Rosulnya 

• Ketaatan Bersyarat yaitu kepada para Ulamak dan Umaro’ ( penguasa / pemerintah)  dengan syarat tdk melanggar Syari’at ...

           " لاَ طَاعَةَ لِمَخْلُوْقٍ فِيْ مَعْصِيَةِ الْخَالِقِ "

“Tdk ada ketaatan kpd Makhluk manapun dlm rangka membangkang / maksiat kpd Alloh)  

Kita Berhenti di Lampu Merah dalam rangka mentaati pemerintah maka itu akan berpahala.... ( maslahat Mursalah)  Maslahat yg tdk diperintahkan akan tetapi bermanfaat buat kita.... 
Alloh ﷻ berfirman....:

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْۤا اَطِيْـعُوا اللّٰهَ وَاَ طِيْـعُوا الرَّسُوْلَ وَاُ ولِى الْاَ مْرِ مِنْكُمْ ۚ فَاِ نْ تَنَا زَعْتُمْ فِيْ شَيْءٍ فَرُدُّوْهُ اِلَى اللّٰهِ وَا لرَّسُوْلِ اِنْ كُنْـتُمْ تُؤْمِنُوْنَ بِا للّٰهِ وَا لْيَـوْمِ الْاٰ خِرِ ۗ ذٰلِكَ خَيْرٌ وَّاَحْسَنُ تَأْوِيْلًا
"Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan ulil amri (pemegang kekuasaan) di antara kamu. Kemudian, jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah kepada Allah (Al-Qur'an) dan Rasul (Sunnahnya), jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu, lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya."
(QS. An-Nisa' 4: Ayat 59)

Ulil Amri adalah yang dimaksud Ulama’ dan Umaro’ (Pemerintah) yang sah ( bukan pemerintah Jadi²an seperti Islam Al-Jama’ah yg membuat aturan dan bai’at sendiri dan menarik pajak kepada anggotanya )...
Pemerintah ( ulil amri / pemegang urusan kalian)  adalah yg ngurusin surat²nikah ,surat² yg berlaku dalam masyarakat.... 

2) Ketaatan yang haram 

• Taat yang Syirik 

Taat kpd selain Alloh ﷻ  dalam hal menghalalkan yang haram dan menghalalkan yang haram... 
Baik Ulamak Atau Pemerintah ketika mengatakan yg halal jadi haram disertai keyakinan perubahan hukum tersebut maka ini adalah SYIRIK AKBAR 

• Taat yang maksiata yang tdk sampai syirik 

lain halnya bila dia tdk meyakini hal tersebut, yg dia yakini tetap hukum Alloh yg dia tahu bahwa dia bermaksiat ( Tdk SYIRIK Dan Hanya Berdosa saja) 
           
Diriwayatkan dari ‘Ady bin Hatim bahwa ia mendengar Rasululloh ﷺ membaca firman Alloh ﷻ :

اِتَّخَذُوْۤا اَحْبَا رَهُمْ وَرُهْبَا نَهُمْ اَرْبَا بًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ وَا لْمَسِيْحَ ابْنَ مَرْيَمَ ۚ وَمَاۤ اُمِرُوْۤا اِلَّا لِيَـعْبُدُوْۤا اِلٰهًا وَّا حِدًا ۚ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۗ سُبْحٰنَهٗ عَمَّا يُشْرِكُوْنَ

"Mereka menjadikan orang-orang alim (Yahudi), dan Rahib-rahibnya (Nasrani) sebagai Tuhan selain Allah, dan (juga) Al-Masih putra Maryam; padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan selain Dia. Maha Suci Dia dari apa yang mereka persekutukan."
(QS. At-Taubah 9: Ayat 31)

 Maka saya berkata kepada beliau ( Adi Bin Hatim) : “Sungguh kami tidaklah menyembah mereka”
Beliau bersabda....:

"أليس يحرمون ما أحل الله فتحرمونه، ويحلون ما حرم الله فتحلونه ؟ فقلت : بلى، قال : فتلك عبادتهم، رواه أحمد والترمذي وحسنه.

“Tidakkah mereka mengharamkan apa yang telah dihalalkan Alloh, lalu kalian pun mengharamkanya dan tidakkah mereka itu menghalalkan apa yang diharamkan Alloh, lalu kalian menghalalkannya....????”
Aku menjawab : ya...
Maka beliau bersabda : “Itulah ( Ketaatan Yang Syirik Akbar) bentuk penyembahan kepada mereka.” 
(HR. Imam Ahmad dan At Tirmidzi dengan menyatakan hasan)

Termasuk ketaatan yang Syirik adalah keyakinan terhadap ulamak yg berlebihan sehingga ketika Alloh bilang haram dan ulamaknya bilang halal maka dia mengikuti ulamaknya... 

Berkaitan dengan Undang² yang undang² Negara itu berkaitan dg aturan Alloh seperti orang mencuri tdk di poting tanganya, Homo seksual di Legalkan, pembunuh tdk dibunuh, dll... 

Kalau kita berkeyakinan bahwa Hukum itu pengganti Hukum Alloh maka itu adalah Kafir... 

Tapi kalau kita hanya meyakini bahwa hukum inintdk sesuai dengan hukum Alloh maka itu hanya bermaksiat/ Dosa saja... 

RANAH UNDANG-UNDANG 

1) YANG ADA SYARI’ATNYA JELAS DALAM ISLAM ( Tidak boleh di otak -atik) 

• Seperti hukum Hudud 
• Seperti Rukun Islam 
• Waris 
• Perceraian 

2) YANG TDK ADA SYARI’ATNYA SECARA TEGAS (fleksibel bisa berubah sesuai sikon)  

• Maslahat Mursalah aturanya selama tdk melanggar syari’at maka harus ditaati 

• Jika melanggar syari’at maka tdk boleh ditaati 

• Contoh...:IMB,Aturan PT, KTP, Surat Nikah 
Orang yang membuat undang² yang merubah hukum Alloh ada beberapa kondisi 

1) KAFIR

•  jika dia merasa boleh merubah hukum Alloh... 
• Jika dia merasa hukum yg dia buat seimbang dg hukum Alloh 
• Jika dia merasa hukum yg dia buat lbh baik dari hukum Alloh 

2) BERDOSA 

• Jika dia tdk punya keyakinan tsbt maka dia tdk berdosa ( Kafir) 

3) BERPAHALA

• Jika dia memperbaiki UU yg salah menuju yang lebih baik dan lebih dekat kepada hukum Alloh maka mudah²han berpahala krn sdh berusaha... 

Ibnu Abbas رضي الله عنه berkata :

" يوشك أن تنـزل عليكم حجارة من السماء، أقول : قال رسول الله ، وتقولون : قال أبو بكر وعمر".

 “Aku khawatir bila kalian ditimpa hujan batu dari langit, karena aku mengatakan : “Rasululloh ﷺ bersabda”, tetapi kalian malah mengatakan : “Abu Bakar dan Umar berkata”.”
Hadist ini masalah haji tamatuk dan haji ifrod... 

Pendapat Umar Bin Khotob di Bantah Ibnu Abbas bahwa haji yg paling Bagus adalah Tamathuk... 

“Tidak pantas menghadapkan perkataan Nabi terhadap perkataan sahabat”

Imam Malik berkata...:
“Seluruh perkataan seseorang buleh di pakai dan boleh dibuang kecuali perkataan Nabi ﷺ 

Imam Ahmad bin Hanbal mengatakan...: 
“Aku merasa heran pada orang-orang yang tahu tentang isnad hadits dan keshahehannya, tetapi mereka menjadikan pendapat Sufyan sebagai acuannya, padahal Alloh ﷻ telah berfirman....:

 ۚ فَلْيَحْذَرِ الَّذِيْنَ يُخَا لِفُوْنَ عَنْ اَمْرِهٖۤ اَنْ تُصِيْبَهُمْ فِتْنَةٌ اَوْ يُصِيْبَهُمْ عَذَا بٌ اَ لِيْمٌ

  “Maka hendaklah orang-orang yang menyelisihi perintah Nabi takut akan ditimpa fitnah atau ditimpa siksa yang pedih” 
(QS. An Nur, 63).

Tahukah kamu apakah yang dimaksud dengan fitnah itu...??? fitnah disitu maksudnya adalah syirik, bisa jadi apabila ia menolak sabda Nabi ﷺ akan terjadi dalam hatinya kesesatan sehingga celakalah dia”.

Imam Ahmad mengangkat in pendapat para Ulamak yang meninggalkan pendapat Hadist yg jelas.... 

MODEL-MODEL ORANG YANG MENINGGALKAN HADIST ( NAS)  KARENA MENGEDEPANKAN YANG LAIN 

1) Ahlil Kalam yang mereka mendahulukan teori² Aristoteles daripada dalil²

Contoh... :

“Kaidah dalil A'rozd
“ Kaidah Taqiimul ‘aql  
“ mendahulukan akal daripada dalil 
“Al Kaidatul kulli 
“kaidah Universal”

2) Pentaqlid Syaikh / Mursyid Thoriqoh yang Batil 

3) Taqlid Mazdhab membabibuta
Imam Syafi’i belajar Mazdhab Maliki tapi tdk bermazdhab Maliki 
Imam Hambali belajar kpd Imam Syafi’i tapi tdk bermazdhab Syafi’i...

“JANGAN PERNAH MENCELA MAZDHAB KARENA SEMUA ULAMAK SALAF BERMAZDHAB... 
MAZDHAB ITU BAIK SEMUA YANG TIDAK BOLEH FANATIK DALAM BERMAZDHAB”

4) AHLI POLITIK YANG MENOLAK SYARIAT ISLAM  seperti penganut faham SEKULARISME.. 

Menyatakan “Harus dipisah antara Undang²Negara dengan Islam”
Menolak Hadistvdengan perkataan Aristoteles... 
Menolak Hadist dari perkataan orang- orang kafir 

                       والـلــه تعالى أعلم بالصواب 

 
                       Semoga Bermanfaat 
   

                       اٰمِـــــــيْن يـَارَبَّ الْعَالَمِـــــــين

Selasa, 05 November 2019

Cetakan maktabah dari mana yg harus kita utamakan ketika beli kitab... ???

*KITAB TERBAIK*

Pertanyaan:
Cetakan maktabah dari mana yg harus kita utamakan ketika beli kitab... ???

Jawab: 
Sesuaikan dengan sikon keuangan dan kebutuhan kita:

1. 
Punya banyak uang belilah cetakan maktabah dari Saudy, karena rata2 bagus kualitasnya, walau perlu juga diperhatikan yang menelitinya ulama siapa, biasanya semakin terkenal ulama yg meneliti semakin bagus kualitas isinya, walaupun harganya tentu lebih tinggi. 
2. 
Uang pas pasan dan pingin punya banyak kitab [ perhatikan pingin punya banyak kitab ], maka cetakan maktabah dari Mesir solusinya, karena harganya yg murah meriah, kalau hanya beli cetakan Saudy yang terkenal harganya tinggi maka akan sedikit sekali  punya kitab. 
Tapi ingat ketika beli cetakan Mesir jangan lupa bertanya dg yg ahlinya [ yang adil ] tentang cetakan mana yg bagus. Atau kalau tidak ada tempat bertanya, maka belilah kitab yg sudah  ditakhrij ( diperiksa  haditsnya ) dan lebih bagus lagi sudah ditahqiq ( diteliti isi kitabnya ), biasanya disampul depan ditulis siapa pentakhrij atau pentahqiqnya. 
3. 
Uang minim bahkan cenderung kurang, maka jangan maksakan diri untuk banyak beli kitab, cukup dengan maktabah syamilah, waqfeya, dan pdf lainnya, walaupun kepuasan dan kenikmatan baca dari kitab langsung tentu lebih tinggi dan tidak akan pernah tergantikan dengan electronic. Yang sering kami jumpai ikhwah yang berusaha memiliki kitab mereka cerita rezekinya alhamdulillah malah bertambah.

Tentu yang terbaik  kita bisa mengabungkan ketiga solusi diatas.

BAAROKALLAHU FIKUM

Senin, 04 November 2019

sebab hancurnya rumah tangga dan munculnya kekerasan dalam rumah tangga adalah LISAN

Diantara sebab hancurnya rumah tangga dan munculnya kekerasan dalam rumah tangga adalah LISAN, diantara contohnya:

1. Istri yang suka mengeluh dan tidak berterima kasih kepada suaminya.

2. Istri yang suka membandingkan suami dengan lelaki lain. Hal ini dapat menimbulkan rasa sakit dalam hati suami dan dapat memicu kemurkaan suami, sehingga suami terkadang tidak dapat mengontrol dirinya.

3. Istri yang suka menjawab atau membantah suami di kala suami sedang dalam keadaan emosi.

4. Istri yang suka menyebut-nyebut kekurangan yang ada pada diri suami atau hal-hal yang yang kurang disukai suami apabila hal tersebut kembali diungkit.

Duhai para istri, jagalah lisanmu! Fikirkanlah dahulu sebelum engkau berucap sehingga perkataan yang menurutmu sepele ternyata dapat mendatangkan bencana dalam rumah tanggamu.

Bila engkau menginginkan kebaikan dari suamimu, maka mulai detik ini berusahalah untuk menjadi seorang istri yang bertutur kata baik dan menyenangkan hati suamimu. Betapa banyak engkau mendapat perlakuan buruk dari suamimu lantaran buruknya tutur katamu kepada suamimu.

Ketahuilah bahwa diantara sifat suami adalah suka bila ia dihormati. Bila engkau menghormatinya, niscaya ia akan menyayangimu. Suatu ketika istri Sa'id bin Al-Musayyib -رحمهما الله تعالى- pernah menuturkan:

ما كنا نكلّم أزواجنا إلا كما تكلّمون أمراءكم. 

"Tidaklah kami berbicara kepada suami-suami kami melainkan sebagaimana kalian berbicara kepada pemimpin-pemimpin kalian." {Hilyatul Auliya'}

Yaitu pembicaraan yang penuh kesantunan, kesopanan dan kehati-hatian layaknya seseorang yang sedang berbicara kepada Khalifah, Raja atau Presiden.

Semoga Allah memberi hidayah kepada para istri untuk bertutur kata baik tanpa menyakiti hati suami-suami mereka.
By Ust Haris Hermawan.

imam ats tsauri berkata jika engkau melihat pemuda membicarakan seorang ulama ketahui lah bahwa dia sedikit malunya

قال سفيان الثوري: إذا رأيت الشاب يتكلم عند المشايخ، وإن كان قد بلغ من العلم مبلغاً، فآيس من خيره، فإنه قليل الحياء(1).

Imam Sufyan Ats tsauri rahimahullah berkata " Jika kalian melihat seorang pemuda membicarakan Ulama yang sudah senior , walaupun dia (pemuda) ini sudah mencapai keilmuan yang sangat tinggi. maka hendaknya berputus asalah dari kebaikan baginya, karena dia itu sedikit rasa malunya.

وعن عقبة بن علقمة قال: سمعتُ إبراهيم بن أدهم يقول: كنا إذا رأينا الحدث يتكلم مع الكبار أيسنا من أخلاقه، ومن كل خير عنده(2).
Imam Uqbah bin alqomah dia berkata : " Aku mendengar Imam Ibrohim bin adham berkata : Kami ketika melihat seorang pemuda membicarakan Ulama yang sudah senior , berputus asalah kami dari akhlaq yang dimiliki dirinya, dan juga kebaikan yang ada padanya. 

-------------------------------------------------------

(1) المدخل للبيهقي (ص 388).

(2) حلية الأولياء (8/29).

منقول من الشيخ يوسف طه حفظه الله