Rabu, 22 April 2026

Sebagaimana bisa terjadi, sebagian orang yang mengaku mengikuti sunnah itu melampaui batas,

Wahai ahlu sunnah, bersikap lemah lembut lah, apalagi terhadap sesama ahlu sunnah, jangan berlebihan dalam mengkritisi

Bahkan sampai vonis sesama ahlu sunnah dg bidah, dholal, sesat, dan keluar dari sunnah

Kesalahan tetap wajib dikritisi dan diluruskan, tapi terkait menghukumi personal apalagi yg track rekordnya diketahui sebagai ustadz ahlu sunnah maka jangan samakan dengan menyikapi ahlu bidah

Apalagi bila kesalahan tsb mngkin masalah ijtihadiyah, samar2, blm jelas dalilnya, dan msh diperdebatkan antar sesama ahlu sunnah, atau mngkin hanya sekedar hukum bil lawazim (dan ini yang paling banyak dijadikan alat vonis)

Sehingga jangan sampai berlebihan dalam menyikapi, terhadap orang kafir saja kita diperintahkan bersikap adil, bahkan lemah lembut dalam berdakwah, apalagi sesama muslim, Terkhusus sesama ahlu sunnah 

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata: 

كما قد يبغي بعض المتسننة إما على بعضهم وإما على نوع من المبتدعة بزيادة على ما أمر الله به وهو
الإسراف المذكور في قولهم (رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِي أَمْرِنَا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ)

"Sebagaimana bisa terjadi, sebagian orang yang mengaku mengikuti sunnah itu melampaui batas,

baik terhadap sesama mereka maupun terhadap sebagian kelompok ahli bid‘ah,

dengan melebihi apa yang telah diperintahkan oleh Allah.

Itulah sikap berlebihan yang disebutkan dalam firman-Nya:

Wahai Rabb kami, ampunilah dosa-dosa kami dan sikap berlebih-lebihan kami dalam urusan kami, teguhkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir (QS. Surah Ali 'Imran: 147)"

----------

Salah satu kitab yg urgent dikaji antar sesama santri, dai, dan ustadz adalah kitab 
رفع الملام عن الأئمة الأعلام
Oleh syaikhul islam ibnu taimiyah rahimahullah 

Atau bisa juga mengkaji kitab syaikhunaa abdul muhsin abbad hafidhahullah 
رفقا أهل السنة بأهل السنة
Ustadz lutfi setiawan