Salafisme dan Muhammadiyah
☆☆☆
Ada pertanyaan (iseng): Itu ngapain sih yang punya KTA Muhammadiyah kok bahas soal Salaf dan Salafi?
:D
Jawabannya adalah sebagaimana salah satu kutipan (yang dulu sudah pernah saya bawakan) dari seorang ulama besar Muhammadiyah: Buya Hamka (dan cukup banyak kutipan lain yang senada dari beliau):
"Di dalam gerak Tajdid kita, dalam akidah dan ibadah kita kembali kepada Mazhab Salaf: 'Ma Ana 'alaihi wa Ashhaabi.' Dan kita bersemangat menuju ke sana."
[Ref.: Ghirah dan Tantangan Terhadap Islam, Buya Hamka, hlm. 43, Pustaka Panjimas, 1982.]
Jadi, upaya kembali kepada Salafisme yang baik dan benar (semestinya) merupakan semangat bersama. Alhamdulillah.
Nashrun minallahi wa fathun qarib, wa basyyiril mu`minin. Wallahul muwaffiq ila aqwamith thariq.
— adniku 260421