Apa penyebab beberapa imam/ulama besar Muslim tidak menikah?**
Pertanyaan:
*Assalamu’alaikum.*
Seorang rekan kerja saya—dia non-Muslim dan tetangga saya—bertanya kepada saya: Saya mendengar bahwa Imam Ibnu Taimiyah, An-Nawawi, dan Ath-Thabari tidak menikah sepanjang hidup mereka. Apa yang menghalangi mereka untuk menikah? Apakah mereka memiliki kekurangan/udzur secara seksual?
Saya juga mendengar bahwa Ath-Thabari pernah melakukan lompatan jauh saat usianya sudah tua. Apakah itu karena dia tidak menikah, sehingga energinya tidak habis untuk hubungan intim?
Mohon penjelasannya karena saya tidak bisa menjawabnya. Dan apakah benar mereka memang tidak menikah?
**Jawaban:**
*Bismillahirrahmanirrahim.*
Saudara Sahl yang terhormat, semoga Allah menjaga Anda.
*Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.*
Kami menyambut Anda di situs Islamweb. Terkait apa yang Anda tanyakan:
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, Imam Ath-Thabari, dan Imam An-Nawawi—semoga Allah merahmati mereka semua—adalah contoh dari sekian banyak ulama yang membujang dan tidak menikah. Jumlah mereka sebenarnya tidak sedikit; ada banyak ulama Muslim yang memang tidak menikah, bahkan ada buku-buku khusus yang mendata nama-nama mereka dan menyebutkan alasan mengapa mereka tidak berumah tangga.
**Alasan Utama:**
Sebab utama dari semua itu adalah keinginan para ulama tersebut untuk **fokus sepenuhnya (tafarrugh) dalam menuntut ilmu syar'i dan memperbanyak ibadah kepada Allah SWT.**
Mereka merasa bahwa jika mereka menikah, mereka akan disibukkan dengan urusan rumah tangga dan anak-anak, sehingga akan terganggu dari perkara yang mereka anggap lebih mulia dan agung, yaitu ilmu. Apalagi mereka memandang bahwa menikah (dalam kondisi mereka) hukumnya bukan wajib, melainkan sunnah.
Sebagaimana sabda Nabi SAW: *"Nikah adalah sunnahku, barangsiapa yang membenci sunnahku maka ia bukan golonganku."* Anda tahu bahwa sunnah tidaklah sama dengan fardu (wajib). Pernikahan menjadi *fardu 'ain* (wajib bagi individu) hanya bagi orang yang takut dirinya jatuh ke dalam perbuatan zina, tidak memiliki kesabaran, dan yakin akan terjerumus ke dalam keharaman jika tidak menikah. Dalam kondisi itulah pernikahan menjadi wajib.
Namun, jika seseorang mampu menahan syahwatnya, bersabar, menundukkan pandangan, dan menjaga kemaluannya, maka pernikahan baginya menjadi *nafilah* (ibadah tambahan/sunnah). Inilah kondisi para ulama tersebut.
**Kekuatan Fisik dan Kesehatan:**
Mengenai kesehatan mereka, mereka justru memiliki kesehatan dan stamina fisik yang luar biasa. Seperti yang Anda sebutkan tentang Imam Ath-Thabari yang melakukan lompatan besar saat usianya di atas 80 tahun. Ketika ditanya tentang rahasianya, beliau menjawab: *"Anggota tubuh ini kami jaga dari kemaksiatan di waktu muda, maka Allah menjaganya untuk kami di waktu tua."*
**Kesimpulan:**
1. **Bukan karena kekurangan seksual:** Mereka tidak menikah bukan karena memiliki cacat atau udzur seksual, melainkan karena pilihan prioritas.
2. **Hukum Pernikahan:** Dalam ilmu fiqih, hukum nikah bisa berubah-ubah tergantung kondisi orangnya: bisa wajib, sunnah, mubah, makruh, bahkan haram. Para ulama ini melihat bahwa fokus mengajar dan menuntut ilmu lebih utama daripada mengikuti syahwat mereka.
3. **Warisan Ilmu:** Karena fokus total pada ilmu, mereka meninggalkan warisan yang luar biasa. Imam Ibnu Taimiyah konon menulis ribuan jilid buku. Imam An-Nawawi, meski wafat di usia muda (45 tahun), meninggalkan karya-karya monumental yang mungkin tidak bisa dicapai oleh orang lain yang memiliki kesibukan rumah tangga.
Jadi, alasan mereka murni karena memandang menuntut dan mengajarkan ilmu memiliki derajat yang lebih tinggi di sisi Allah daripada pernikahan yang bersifat sunnah bagi mereka yang mampu menahan diri.
Semoga Allah membalas jasa mereka bagi umat Islam dengan balasan terbaik.
*Wabillahit taufiq.*
https://www.islamweb.net/ar/consult/2221917/%D9%85%D8%A7-%D8%B3%D8%A8%D8%A8-%D8%B9%D8%AF%D9%85-%D8%B2%D9%88%D8%A7%D8%AC-%D8%A8%D8%B9%D8%B6-%D8%A3%D8%A6%D9%85%D8%A9-%D8%A7%D9%84%D8%B9%D9%84%D9%85-%D9%85%D9%86-%D8%A7%D9%84%D9%85%D8%B3%D9%84%D9%85%D9%8A%D9%86