Terkadang keributan antar sesama itu berlanjut sampai takfir dan bahkan berakhir dengan penumpahan darah.
* * *
Pernah terjadi keributan antara dua ulama besar: Ibnu Mandah dan Abu Nuaim Al-Ashbahani (rahimahumallah) yang keduanya tergolong ulama Ahlussunah wal Jamaah.
Di antara komentar Imam Dzahabi dalam Siyar Alam An-Nubala sebagai berikut:
"Terkadang (upaya) amar makruf justru membawa pelakunya pada kemarahan dan sikap keras. Akibatnya, ia terjerumus ke dalam tindakan memboikot yang diharamkan, dan bahkan terkadang bisa berujung pada takfir dan upaya menumpahkan darah. Dan sungguh, Abu Abdullah (Ibnu Mandah) adalah sosok yang memiliki kedudukan yang sangat besar dan sangat dihormati di negerinya, namun ia menimbulkan polemik terhadap Al-Hafizh Ahmad bin Abdullah (Abu Nuaim), sampai-sampai Ahmad terpaksa harus bersembunyi."
(Siyar Al-Alam An-Nubala: 17/41)