Syaikh Dr. Sulaiman ar-Ruhaili:
Menaruh mushaf di lantai hukumnya boleh, bukan termasuk penghinaan terhadap Al-Qur'an. Namun jika di depan orang-orang, yang paling baik jangan dilakukan.
Menaruh mushaf di paha hukumnya boleh, bukan termasuk penghinaan terhadap Al-Qur'an. Namun jika di depan orang-orang, yang paling baik jangan dilakukan.
Lebih utama fashl shalat witir (dua rakaat - satu rakaat). Namun jika anda shalat di tengah kaum yang menyukai washl shalat witir (tiga rakaat langsung) maka lebih utama washl.
Semua itu dilakukan dalam rangka menjaga syiar di tengah masyarakat, mengusahakan yang lebih maslahah dan mempersatukan hati manusia.
https://www.youtube.com/watch?v=glfp0B-Q1fc
https://www.facebook.com/share/1GLcd9ZoaL/
Fawaid Kangaswad | Umroh Titanium: bit.ly/fawaid-umroh