📚علوم نافعة
📚Ilmu-ilmu yg bermanfaat
➡️Ilmu Ushul Fiqh sangat bermanfaat agar bisa mengetahui dasar-dasar mujtahid menelorkan hasil-hasil Ijtihad nya, yang bahkan secara ushul fiqh dan madarik istinbath ini bisa terjadi khilaf, maka bagaimana pula turunannya.
➡️Ilmu Fiqh muqarin/ikhtilaf, agar bisa mengetahui berbagai pendapat yang bahkan era Salaf saja terjadi ikhtilaf pendapat, dahulu Salaf saling menghormati satu sama lain walaupun berbeda pendapat. Dan perbedaan pendapat di antara mereka tidak menimbulkan perpecahan.
➡️ Ilmu Hadits, dimana tashih dan tadh'if hadits saja itu bisa menerima khilaf penilaian, bahkan sampai pada tingkat khilaf dalam penilaian seorang rawi hadits, bagaimana pula banyak rawi dalam satu sanad, bagaimana jika sanadnya berbilang. Ini baru dirayah sanadnya, bagaimana pula matan hadits yang juga menerima perbedaan pemahaman, sebagaimana Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda satu hadits :
لَا يصلّينّ أحدُكم العصر إلا في بني قريظة...
Ternyata hasilnya Sahabatnya berbeda pendapat dalam memahami hadits tsb, ada yang memakai pendekar zhahirnya, dan ada yang memakai pendekar secara maknawiy.
Kebodohan akan ilmu-ilmu ini menimbulkan perpecahan dan perselisihan, karena beranggapan pendapat yang ia pilih dalam masail ijtihadiyah sebagai 'manhaj' yang tersesat orang-orang yang menyelisihinya, Wallahul-musta'an.