Rabu, 08 April 2026

Suami yang sholih

Suami yang sholih tidak disyaratkan harus menjadi penghapal Al Qur'an, 
dan tidak harus dinamakan syaikh, dan tidak harus menjadi laki laki yang
taat beragama yang menyampaikan pelajaran di masjid dan tidak pula
dengan tingkat pendidikan atau sosial tertentu, cukup baginya untuk
menunaikan kewajiban kewajibannya (fardhu) tepat pada waktunya
dan memiliki sifat cemburu terhadap keluarganya dengan rasa cemburu
yang wajar dan berlemah lembut dengan mereka, mampu untuk saling
memahami dengan mereka, memiliki akhlak yang baik serta baik 
pergaulannya, tidak memukul, dan tidak mengotori lisannya dengan
mengumpat ketika marah