Kamis, 09 April 2026

Lapangkan Hati dari Ucapan Buruk

“Lapangkan Hati dari Ucapan Buruk"

Syaikh Shalih Al-Ushaimi -hafidzahullah- memberi nasihat :
‏إذا علمتَ مقالةٍ سوءٍ فيك، فمُرَّ بها مرور الكرام، ولا تُثقل على قلبك بالفكر فيها، وإلَّا صرتَ - مع تكرُّرها - سريعَ الانفعال، شديدَ الغضب، وعوِّد نفسك احتمالها بتعريفها أنَّ باعثها الجِبلَّة البشريَّة، فالإنسان ظلومٌ جهولٌ، وأنت بالاحتمال تُقوِّي روحك، فتقدر لاحقًا على ما هو أعظم منها، واستحضر أنَّك - مع بطلانها - تُعطى من حسنات قائلها، أو يُحطُّ عليه من سيئاتك، ولا يظلم ربُّك أحدًا.
Jika engkau mengetahui ada ucapan buruk tentang dirimu, maka lewatilah seperti angin yang berlalu, jangan engkau bebani hatimu dengan terus memikirkannya.

Jika engkau terus mengingatnya, maka lama-kelamaan engkau akan menjadi mudah tersinggung dan cepat marah.

Biasakan dirimu untuk bersabar, dengan menyadari bahwa ucapan itu muncul dari sifat manusia yang memang sering zalim dan bodoh.

Dengan bersabar, jiwamu akan menjadi kuat, sehingga kelak engkau mampu menghadapi hal yang lebih berat.

Dan ingatlah, meskipun ucapan itu tidak benar, engkau akan mendapatkan kebaikan dari orang yang mengucapkannya, atau dosa-dosamu akan dipindahkan kepadanya. Dan Allah tidak menzalimi siapa pun (Selesai) 

Pelajaran yang bisa dipetik:
• Jangan terlalu memikirkan ucapan buruk manusia.
• Kesabaran akan melatih kekuatan hati dan ketenangan jiwa.
• Manusia punya sifat lemah, maka mudah muncul ucapan yang menyakiti.
• Setiap ujian lisan orang lain bisa menjadi sebab bertambahnya pahala.
• Yakinlah bahwa Allah Maha Adil dan tidak menzalimi hamba-Nya.
ustadz nurhadi nugroho