Hari Keempat “Pelatihan Guru Bahasa Arab” full praktek, satu persatu maju kedepan kelas latihan menjadi guru yang mengajar murid muridnya dari nol.
Tiga hari sebelumnya belajar tentang Takhtith (Planing), Tanfidz (Pelaksanaan) dan Taqwim (Evaluasi). Begitu juga belajar tentang Anashir Lughoh (Unsur-unsur Bahasa Arab) yaitu Fonologi (Aswat), Kosakata (Mufrodat) dan Tata Bahasa (Tarakib).
Sebelum masuk mengajar yang paling penting adalah Planing, harus disusun sesuai dengan kebutuhan siswa, tujuan dari pembelajaran juga harus jelas sehingga tidak melebar kemana-mana.
Tadi saya kebagian praktek ngajar “Mufrodat”, di antara cara pemilihan mufrodat yang akan diajarkan ke murid kita (yang tidak tahu bahasa arab sama sekali) :
- Kata tersebut bisa dilihat, berarti nama benda (bukan kata kerja)
- Kata itu berada di sekeliling murid tersebut
- Kata tersebut sering digunakan dalam kehidupan sehari hari
Dan hal hal lain harus diperhatikan dengan detail, jadi tidak sembarang dalam milih kata yang akan diajarkan.
Berikut ini contoh bahan ajar yang saya buat untuk latihan mengajar dari nol.
Alhamdulillah banyak masukan dari mentor terkait hal hal yang tidak perlu ditampilkan, semoga kedepan lebih baik lagi.
Belajar bahasa Arab dengan guru yang paham metode pangajaran dan cara mengajarnya bagus akan membuat murid senang dan tidak bosan apalagi mundur teratur.
Semangat belajar terus, karena itu kunci kesuksesan.
Abu Yusuf Akhmad Ja’far
Madinah, 27 Syawal 1447 H