Kamis, 16 April 2026

mengenai hukum demonstrasi dan aksi massa

🖋️ قال العلامة عبد المحسن العباد «في كَلامه عن الاعتِصامات والمسيرات والمظاهرات» :

فلا يَليق بأحدٍ من أهل هذه البِلاد فِعلُها أو الدعوة إليها؛ لأنها ليست مِن الإسلام، وإنما هي مُستوردة مِن الغَرب.

[كتب ورسائل الشيخ عبد المحسن العباد - المجلد ١١ / صـ ١٤]

__________________

🖋️ قال العلامة عبد المحسن العباد : 

ولا شَكَّ أنَّ نَقَلَةَ عدوى المظاهرات والاعتصامات والمسيرات إلى هذه البِلاد = جُنَاة على أنفسهم قَبل أن يَكونوا جُناة على غيرهم.

[كتب ورسائل الشيخ عبد المحسن العباد | ١١-١٠/٩]

__________________ 

🖋️ قال العلامة عبد المحسن العباد : 

لا أعلَم في الشَّرع ما يَدُل على جَواز الاعتصامات والمظاهرات التي استَوردها كثير من المسلمين من بلاد الغرب وقلدوهم فيها، ويترتب على هذه المظاهرات مفاسد أقَلُّها التضييق على الناس في طُرقاتهم، 

يُصاحبها أحياناً مظاهرات مضادة ينتج عنها وُجود قَتلى و جَرحى، و قد ينتج عن ذلك سلب ونهب وإخافة للآمنين، 

ولا يعني حصولها من بعض المتظاهرين تأييد الشعوب لها، لاسيما إذا كان المتظاهرون لهم توجهات معينة ومآرب خاصة، 

قال شيخنا الشيخ عبد العزيز ابن باز - رحمه الله - : ((فالمسيرات في الشوارع والهُتافات والمظاهرات ليست هي الطريق للإصلاح والدعوة، فالطريق الصحيح بالزيارة والمُكاتبات بالتي هي أحسن، فتنصح الرئيس والأمير وشيخ القبيلة بهذا الطريق لا بالعنف والمظاهرة، 

فالنبي - صلى الله عليه وسلم - مكث في مكة ثلاث عشرة سَنة لم يستعمل المظاهرات ولا المسيرات ولم يهدد الناس بتخريب أموالهم واغتيالهم)).

وقد وَصَف الشيخ محمد ناصر الدين الألباني - رحمه الله - المظاهرات بأنها مِن عادات الكفار وأساليبهم التي تتناسب مع زعمهم أن الحكم للشعب وتتنافى مع قوله صلى الله عليه وسلم : ((خير الهدي هدي محمد صلى الله عليه وسلم)).

[كتب ورسائل الشيخ عبد المحسن العباد | ١١-٥/٤]

  Syaikhul 'Allamah Abdul Muhsin al-Abbad
 *hafidzahullah* mengenai hukum demonstrasi dan aksi massa:
### **Pernyataan Pertama**
"Maka tidak selayaknya bagi seorang pun dari penduduk negeri ini (Arab Saudi) untuk melakukannya atau menyerukannya; karena hal tersebut **bukanlah bagian dari Islam**, melainkan perkara yang **diimpor dari Barat**."
> **Sumber:** *Kutub wa Rasa-il asy-Syaikh Abdul Muhsin al-Abbad*, Jilid 11, hal. 14.
### **Pernyataan Kedua**
"Tidak diragukan lagi bahwa orang-orang yang menularkan 'virus' demonstrasi, mogok makan/aksi duduk (protes), dan aksi massa ke negeri ini adalah orang-orang yang **menzalimi diri mereka sendiri** sebelum mereka menjadi pelaku kejahatan terhadap orang lain."
> **Sumber:** *Kutub wa Rasa-il asy-Syaikh Abdul Muhsin al-Abbad*, Jilid 11, hal. 9-10.
### **Pernyataan Ketiga**
"Aku tidak mengetahui dalam syariat ini dalil yang menunjukkan bolehnya aksi-aksi duduk (protes) dan demonstrasi yang diimpor oleh banyak kaum Muslimin dari negara-negara Barat dan mereka ikut-ikutan (taklid) di dalamnya. Demonstrasi ini menimbulkan berbagai kerusakan (mafsadat), yang paling ringannya adalah mempersempit ruang gerak manusia di jalan-jalan mereka.
Terkadang, hal itu dibarengi dengan demonstrasi tandingan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka. Bahkan terkadang berujung pada penjarahan, perampokan, dan hilangnya rasa aman bagi warga.
Terjadinya aksi tersebut dari sebagian demonstran tidaklah berarti bahwa seluruh rakyat mendukungnya, terlebih jika para demonstran tersebut memiliki orientasi dan tujuan-tujuan tertentu.
**Guru kami, Syaikh Abdul Aziz bin Baz —rahimahullah— berkata:**
'Aksi massa di jalan-jalan, teriakan-teriakan, dan demonstrasi bukanlah jalan untuk perbaikan (islah) maupun dakwah. Jalan yang benar adalah melalui kunjungan atau surat-menyurat dengan cara yang baik. Engkau menasihati pemimpin, penguasa, atau kepala suku melalui jalan ini, bukan dengan kekerasan dan demonstrasi. Nabi ﷺ menetap di Makkah selama tiga belas tahun tanpa pernah menggunakan cara demonstrasi maupun aksi massa, serta tidak pernah mengancam orang-orang dengan merusak harta benda mereka atau melakukan pembunuhan.'
**Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani —rahimahullah— juga telah menyifatkan bahwa:**
Demonstrasi merupakan bagian dari tradisi dan metode orang-orang kafir yang sejalan dengan klaim mereka bahwa kekuasaan ada di tangan rakyat, namun (metode ini) bertentangan dengan sabda Nabi ﷺ: *'Sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad ﷺ.'*"
> **Sumber:** *Kutub wa Rasa-il asy-Syaikh Abdul Muhsin al-Abbad*, Jilid 11, hal. 4-5.
https://www.facebook.com/share/p/18PkTR2cNT/