Jumat, 13 Desember 2019

makna Afwan

Makna 'Afwan 

1. Sebagai ungkapan untuk meminta maaf ketika terjadi kesalahan, atau keteledoran, misalnya :    " Afwan akhii ana telat". 

2. Ungkapan yang mewakili makna "tidak ada kesyukuran atas hal yang bersifat wajib", maksudnya; ketika membantu dan menolong itu adalah suatu keharusan maka sebenarnya tidak patut menerima balasan terima kasih, karena memang hal itu adalah keharusan.

Dan biasanya diucapkan untuk membalas ucapan "Syukran". 

Misalnya : "Syukran akhi sudah balas WA ana" .. jawab : "Afwan" atau "Al-'Afwu". 

Gambar : معجم اللغة المعاصرة

Ustadz musamulyadi luqman

doa ta'ziyah

📚 DOA TA’ZIYAH
.
Dianjurkan untuk ta’ziyah (belasungkawa) terhadap keluarga yang tertimpa musibah (kematian). 
.
Sebagaimana hadits,
.
“Tidaklah seorang mukmin berbelasungkawa (ta’ziyah) kepada saudaranya karena suatu musibah, melainkan Allah Yang Mahasuci memberinya pakaian dari pakaian-pakaian kemuliaan di hari Kiamat.” [HR. Ibnu Majah no. 1601, hasan. Lihat Shahiih Ibni Maajah no. 1601].
.
Lafazh ta’ziyah yang paling utama yang berasal dari Sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam,
.
.إِنَّ ِللهِ مَا أَخَذَ وَلَهُ مَا أَعْطَى وَكُلَّ شَيْءٍ عِنْدَهُ بِأَجَلٍ مُسَمَّى فَلْتَصْبِرْ وَلْتَحْتَسِبْ
.
“Sesungguhnya adalah hak Allah untuk mengambil dan memberikan sesuatu, segala sesuatu di sisi-Nya ada batas waktu yang telah ditentukan, oleh karena itu bersabarlah dan berharaplah pahala dari Allah (dengan sebab musibah itu).” [HR. Al-Bukhari dan Muslim].
.
Wallaahu a’lam bish-shawwaab.
.
♻ Silakan disebarluaskan, Semoga apa yang dituliskan ini ada manfaatnya.
.
___________________________________

Dewan Fatwa Perhimpunan Al-Irsyad
___________________________________
.
📍 LIVE STREAMING
.
▶️ YouTube.com/FatwaTV/live
▶️ Facebook.com/DewanFatwaPA/live
.
📍 FOLLOW AKUN RESMI KAMI
.
• Facebook.com/DewanFatwaPA
• Twitter.com/DewanFatwaPA
• Telegram.me/DewanFatwaPA
• Instagram.com/DewanFatwaPA
• www.dewanfatwa.com
.
📍KIRIM PERTANYAAN UNTUK DEWAN FATWA
.
• http://linktr.ee/DewanFatwaPA

#FatwaTV #DewanFatwa #kajiansunnah #dakwahsalaf #dakwahsunnah  #dakwahtauhid #dakwahtauhid #tauhid #manhajsalaf #manhajsalafusshalih #ngajakngaji #aqidahsalaf #aqidahislam #tausiahku #ittiba #ceramah #dakwahku #dakwahislam #kumpulankajian #assunnah #tauhidremajaislam #doaharian #musibah #tazkiah #pengingatdiri #kematianitupasti #kematianitudekat #taddaburdaily #muhasabah

4 kebaikan

قال الحكيم الترمذي: صلاح الفتى في العلم، وصلاح الكهل في المسجد، وصلاح المرأة في البيت، وصلاح المؤذي في السجن

Kebaikan pemuda ada dalam ilmu, kebaikan orang tua ada di masjid, kebaikan perempuan ada di dalam rumah, dan kebaikan orang yang mengganggu ada di penjara

السير للذهبي

JANGAN ENGKAU MEMBANGGAKAN APA YANG ENGKAU MILIKI !

JANGAN ENGKAU  MEMBANGGAKAN APA YANG ENGKAU MILIKI ! 
_____________________
Nasehat untuk siapa saja yang ditimpa sifat suka membanggakan dan mengambil gambar tempat tinggal, mobil, anak-anak, makanan, dan hal-hal yang lain, lalu menyebarkannya di media-media sosial:

Al-Imam ibnu Hazm Al- Al andalusi rahimahullah berkata:

"Betapa banyak kami melihat seseorang yang membanggakan sesuatu yang berharga yang dia miliki, lalu hal itu menjadi sebab kebinasaannya melalui pandangan mata orang yang dengki atau makar orang yang memusuhi, maka jangan sekali-kali engkau melakukannya, karena sesungguhnya hal itu hanya mengakibatkan keburukan tanpa ada manfaatnya sama sekali."

( Al-Akhlaq was Siyar, hlm. 166) 
_____________________
📝Telegram Catatan ilmu : t.me/catatilmu

Kamis, 12 Desember 2019

Khatam setiap malam

KHATAM SETIAP MALAM…

Jika hamba adalah ikan,
maka al-Qur’an adalah airnya.
Jika hamba adalah manusia,
maka al-Qur’an adalah udaranya.

Tidak, bahkan bukan sekedar itu:
al-Qur’an adalah nyawanya,
yang ia takkan mungkin hidup tanpanya.

Yah, apalah arti hidup sang hamba
tanpa benderang al-Qur’an di jiwanya?
Apakah ada lagi puncak bahagia untuk hamba
selain menyemai taman bunga al-Qur’an di hidupnya?

Maka, seberapa mesrakah engkau dengannya?
Seberapa sering engkau tuntaskan menyisiri ayat-ayatnya?

*** 

Khatam al-Qur’an ada dua:
Mengkhatamkan tilawahnya (Khatmah al-Tilawah),
dan “mengkhatamkan” pahalanya (Khatmah al-Ajr)…

“Mengkhatamkan tilawahnya” adalah
dengan engkau melafalkan ayat-ayatnya
semenjak al-Fatihan hingga usai di ujung al-Nas…

“Mengkhatamkan” pahalanya adalah
dengan membaca Surah al-Ikhlas sebanyak 3 kali sahaja.
Rasul yang mulia –shallallahu ‘alaihi wa sallam- berkata:
“Apakah berat bagi kalian membaca 1/3 al-Qur’an dalam semalam?”
Menjawab tanya itu sungguh berat bagi para sahabat.
Hingga beliau sendiri berkata:
“’Qul HuwaLlahu ahad’ itu adalah 1/3 al-Qur’an…”

Maka jangan luputkan dirimu yang miskin itu
untuk menggenggam pahala 
“mengkhatamkan” al-Qur’an dalam semalam.

Itulah makna: “Khatam dalam semalam”.

Dan tentang itu, Ibnu Hazm –rahimahullah- bertutur:
“Tiada siapa pun yang meluputkan pahala itu,
kecuali seorang pecundang!”

(Sebaris manfaat ilmu dari Syekh DR. ‘Abdul Aziz al-Syayi’
-hafizhahullah-…)

*** 

Mungkin akulah si pecundang itu.
Apakah engkau juga sang pecundang itu, Kawan?

Akhukum,
Muhammad Ihsan Zainuddin

P.S:
Meskipun kita ini pecundang,
itu bukan halangan untuk terus memperbaiki diri.
Salah satunya dengan meluruskan adab diri.

Jika mau belajar Adab Penuntut Ilmu
dengan mengkaji Kitab “Ta’lim al-Muta’allim”,
ada BEASISWA untuk Anda di sini:
https://KuliahIslamOnline.com/kotam

Segera daftar, karena HANYA untuk 50 orang.

*** 

Setelah daftar,
Jangan lupa gabung di Telegram saya:
https://t.me/IhsanZainuddin
dan donlot E-book “Bahasa Arab itu Gampang!”
di sini:
https://IhsanZainuddin.com

jangan lah percaya diri dengan amalan janganlah merasa aman dengan diampuni nya dosa

‏💡قال الإمام ابن عون رحمه الله :

‏"لا تثق بكثرة العمل فإنك لا تدري يقبل منك أم لا

‏ولا تأمن ذنوبك فإنك لا تدري هل كفرت عنك أم لا". 

‏📚التَّوْبـة لابن أبي الدنيا ص٧٣

Berkata Ibnu 'aun rahimahullah:

*Janganlah kamu terlalu percaya diri dengan banyaknya amalan dikarenakan engkau tidak tahu apakah amalan itu diterima ataukah tidak*

*dan jangan pula engkau merasa aman dari dosa²mu dikarenakan engkau tidak tahu apakah dosa² tersebut akan akan diampuni ataukah tidak*

📚kitab at taubah karya ibnu abi dunya.
Abul hajaj Abdurahman

JUJUR AKAN CINTAKU

JUJUR AKAN CINTAKU

Ibnul Qoyyim -rahimahullah- berkata :

"ففرق بين من يقول لك بلسانه: إنى أحبك، ولا شاهد عليه من حاله، وبين من هو ساكت لا يتكلم وأنت ترى شواهد أحواله كلها ناطقة بحبه لك."
Beda memang..
Antara orang yang bicara dengan lisannya "Aku mencintaimu" tapi tidak terlihat dari sikapnya, lain halnya dengan orang yang diam tak bicara dan engkau melihat seluruh gerak - geriknya seakan bicara dia mencintaimu
طريق الهجرتين(1-314)

Akh Nurhadi