Rabu, 01 Januari 2020

JANGAN DI KENDALIKAN OLEH PERASAAN

JANGAN DI KENDALIKAN OLEH PERASAAN
_____________________
Berkata al-Imam Ibnu 'Utsaimin -semoga Allah merahmati beliau-:

"Janganlah engkau disetir oleh perasaan, sebab, perasaan itu jika tidak dibangun diatas akal dan syariat, ia akan menjadi badai yang menerbangkanmu dan menghempaskan dirimu ke dalam Neraka"

(Majmu Fatawa Ibnu Utsaimin 24/532)
_____________________
📝Telegram Catatan ilmu : t.me/catatilmu

MANISNYA IMAN AKAN TERASA, JIKA BALA MENIMPA

MANISNYA IMAN AKAN TERASA, JIKA BALA MENIMPA

Jika musibah melanda secara bertubi-bertubi, baik banjir, tsunami, gempa, longsor dan lain sebagainya, lantas bersabar menghadapinya, maka seorang hamba, akan merasakan manisnya iman.

Berkata Sufyan ats-Tsawri rahimahullah :

لا يذوق العبد حلاوة اﻹيمان حتى يأتيه #البلاء من كل مكان . [ تاريخ بغداد : 7/ 545 ]

“Seorang hamba itu, tidak akan merasakan manisnya iman, sampai datang padanya bala’ (bencana) dari segala arah.” (Tarikh Baghdad 7/545).

AFM

Meyakini Allah Sang Pencipta Tidak Membuat Kita Menjadi Muslim

👤 Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A.
📚 Meyakini Allah Sang Pencipta Tidak Membuat Kita Menjadi Muslim
.
Ibnu Abbas mengatakan, “Di antara keimanan orang-orang musyrik: Jika dikatakan kepada mereka, ‘Siapa yang menciptakan langit, bumi, dan gunung?’ Mereka akan menjawab, ‘Allah’. Sedangkan mereka dalam keadaan berbuat syirik kepada-Nya.”
.
‘Ikrimah mengatakan,”Jika kamu menanyakan kepada orang-orang musyrik: siapa yang menciptakan langit dan bumi? Mereka akan menjawab: Allah. Demikianlah keimanan mereka kepada Allah, namun mereka menyembah selain-Nya juga.” (Lihat Al-Mukhtashor Al-Mufid, 10-11).
.
♻ Silakan Disebarluaskan, semoga bermanfaat.
.
___________________________________
.
Follow akun media sosial kami. Fatwa TV tayang melalui media parabola dan live streaming di YouTube dan Facebook.

Kirimkan pertanyaan Anda kepada kami, InsyaAllah akan dijawab langsung oleh Asatidzah yang berkompten di bidangnya masing-masing.
.
#FatwaTV #DewanFatwaPA #ustadzabdullahroy #hsi_abdullahroy #kajiansunnah #dakwahsalaf #dakwahsunnah  #dakwahtauhid #tauhid #aqidah #syirik #musyrik

JANGAN KAGUM DULU TERHADAP BAIKNYA SHALAT SESEORANG

JANGAN KAGUM DULU TERHADAP BAIKNYA SHALAT SESEORANG
_____________________
Umar bin al-Khaththab radhiyallahu anhu berkata:

"Jangan sekali-kali kalian terkagum dengan shalat seseorang, tetapi siapa yang menunaikan amanah dan menahan diri dari merusak kehormatan orang lain, maka dialah pria sejati."

(As-Sunan al-Kubra, jilid 6 hlm. 472) 
_____________________
📝Telegram Catatan ilmu : t.me/catatilmu

KEDUDUKAN_ULAMA

#KEDUDUKAN_ULAMA

🔰Berkata Al Hafidz Syamsuddin Ad Dzahabi rahimahullah :

سُنّةُ اللَّهِ فِي كُلِّ مَن ازدَرَى العُلَماءَ بَقِي حَقِيرًا

"Sunnatullah (sudah menjadi ketetapan Allah) pada setiap orang yang melecehkan ulama maka dia akan terhina". 

📚Tarikh Al Islam 5/256 -darul kutub ilmiyyah-.

Dan Allah sebutkan Kedudukan Ulama dalam Al Quran :

يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ 

"Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat". (Qs. Al Mujadilah : 11)

حفظ الله علماء السنة من كل سوء وشرور ورحم الله من مات منهم وأسكنهم الفردوس الأعلى.
Ust Muhammad Alif lc

Berkata Ibnul Qoyyim

Berkata Ibnul Qoyyim rohimahulloh: 
"Seorang yang beriman tidak akan merasakan kelezatan yang sempurna dengan bermaksiat selamanya...Tidak akan juga senang bahkan tidaklah ia melakukannya melainkan hatinya dicampuri kesedihan. Namun terkadang mabuk syahwat menghalanginya untuk merasakan (kesedihan) itu. Kapan saja hatinya kosong dari kesedihan ini bahkan ia menggebu-gebu dan gembira dengannya maka hendaknya ia mencurigai keimanannya dan selamat atas wafatnya hatinya." (Tahdzib Madarijis Salikin hal. 109)

Abu Hazim Salamah bin Dinar berkata

▪️قال أبو حازم سلمة بن دينار رحمه الله:
Abu Hazim Salamah bin Dinar rahimahullah berkata:
‏اشتدَّت مؤنةُ الدِّين والدُّنيا..
“Semakin berat saja beban untuk mencari perbekalan agama dan dunia...”
‏قيل: وكيف ؟!
Beliau ditanya : "Bagaimana (hal itu terjadi)?”
‏قال: أمَّا الدِّين، فلا تجد عليه أعوانًا
Beliau berkata : “Adapun permasalahan agama, kamu tidak lagi mendapati orang-orang yang menolong agamamu."
‏وأمَّا الدُّنيا، فلا تمدُّ يدك إلى شيءٍ منها إلَّا وجدت فاجرًا قد سبقكَ إليه.
"Adapun dunia, tidaklah kamu mengulurkan tanganmu untuk menggapai bagian dari dunia, kecuali engkau dapati orang fajir telah mendahuluimu dalam meraihnya.”
‏📙- سير أعلام النُّبلاء | ٦ / ٩٧
Siyaru A'lamin Nubala', 6/97