ADA APA DENGAN KURANG TIDUR?
KURANG TIDUR bisa juga jadi celah bagi Syaithan menggelincirkanmu...
Ini menarik untuk dikaji. Pasalnya, Ibn Katsir membawakan kisah Dzul Kifli 'Alaihissalām [sebagian Salaf menyebut beliau bukan Nabi] dalam Qashash al-Anbiyā. Seluruh Syaithan angkat tangan dalam menggodanya, sebab beliau kuat dalam Ibadah. Akhirnya Iblis—'alaihi la'natullāh yang turun tangan langsung.
Tahukah antum dari arah mana Iblis melakukan serangan pada Dzul Kifli 'Alaihissalām? Ya, dengan memanfaatkan waktu istirahat Dzul Kifli. Diketahui bahwa malam hari beliau melayani manusia dengan memberikan fatwa, siang hari beliau berpuasa dan istirahat sejenak di sebagian waktunya. Di waktu istirahat itulah Iblis datang pada beliau dengan menyerupai lelaki tua renta yang faqir; pura-pura mencari solusi, hingga membuat waktu istirahat Dzul Kifli Habis.
Dzul Kifli 'Alaihissalām sebenarnya berulangkali menyuruh lelaki tua renta itu agar datang di malam hari saja, di majelis ilmu. Namun ketika ditunggu, ia selalu mengingkari janjinya dan datang di waktu istirahat Dzul Kifli. Singkatnya, ketika tipu muslihat Si Tua renta tersebut diketahui Dzul Kifli, barulah ia berujar dan mengaku bahwa sebenarnya dia adalah Iblis Si Musuh Allah. Ia mengakui melakukan demikian karena hendak MEMANCING AMARAH Dzul Kifli. Sebab ketika kurang istirahat, seseorang akan mudah meluapkan amarah...
Walaupun pada akhirnya—dengan rahmat Allah—Dzul Kifli tak terpancing amarahnya, namun kita bisa mengambil pelajaran dari kisah ini.
Dari sinilah kita akan faham Sunnah Rasulillāh shallallahu 'alaihi wasallam yang menganjurkan bagi kita tidur siang; terutama bagi mereka yang banyak agenda ibadah di malam hari...
قِيْلُوْا فَإِنَّ الشَّيَاطِيْنَ لاَ تَقِيْلُ
“ Tidurlah qailulah (tidur siang) karena syaithan tidak tidur siang.” (HR. Abu Nu'aim dalam Ath-Thibb. Dihasankan al-Albāniy)
Selain itu disini ada faedah bagi kita agar tidak mengganggu orang lain terutama Ahli Ilmu di waktu istirahat mereka. Sebab itu akan membuat mereka mudah terpancing amarah. Itu sifat manusiawi pada diri mereka tatkala tubuh mereka letih.
✒️ UMTA