Sabtu, 04 Juli 2026

Surga di bawah Kilatan Pedang

Surga di bawah Kilatan Pedang

عن عبد الله بن أبي عوفى رضي الله عنهما أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: يا أيها الناس لا تتمنوا لقاء العدو واسالوا الله العافية فإذا لقيتموهم فاصبروا واعلموا أن الجنة تحت ظلال السيوف، ثم قال النبي صلى الله عليه وسلم: اللهم منزل الكتاب ومجري السحاب وهازم الأحزاب اهزمهم وانصرنا عليهم (رواه الشيخان)

Dari Abdullah bin Abi Aufa Radhiyallahu Anhuma bahwa Nabi Shalallahu Alaihi wa Salam bersabda, "Wahai manusia, jangan bercita-cita bertemu dengan musuh. Mintalah keselamatan kepada Allah. Jika bertemu dengan musuh maka bersabarlah. Ketahuilah bahwa surga berada di bawah kilatan pedang. Lantas beliau berdoa:

Ya Allah, wahai yang menurunkan Kitab. Menggerakkan awan. Yang menghancurkan tentara ahzab. Hancurkan mereka. Berilah kemenangan kepada kami. (HR. Bukhari dan Muslim)

Jihad di jalan Allah merupakan syiar agama Islam. Jihad adalah kemuliaan umat dan bentengnya yang paling kuat. Jika umat telah meninggalkannya, maka hinalah umat ini.

Meski jihad merupakan ibadah yang suci dan mulia, namun di sana ada beberapa kaidah yang perlu diperhatikan. Salah satunya, larangan berangan-angan berjumpa dengan musuh. Sabar ketika sedang berada di kancah pertempuran.

Secara hukum asal, seorang muslim hendaknya meminta keselamatan dan kebaikan. Tidak meminta bala' dan fitnah.

Namun, ketika tidak ada pilihan selain pertempuran dan peperangan, maka ia harus bersabar dan tidak lari dari medan peperangan.

Min Kunuzis Sunnah, Muhammad Ali ash Shabuni, Hal 165-167

AAAA