Rabu, 01 Juli 2026

Ciri khas umum ahlu bidah (apapun bidahnya) adalah menyembunyikan dalil

Ciri khas umum ahlu bidah (apapun bidahnya) adalah menyembunyikan dalil

Apalagi hadits2 Nabi shallallahu alaihi wasallam yang jelas dan terang benderang akan mereka samarkan

Termasuk bidah "khuruj ala wulatil umur"

Hadits2 yang jelas bilang : taatilah pemerintah, sabarlah, jangan betontak, tunaikan hak mereka

Ga bakal mereka bahas di majlis2 ilmu

Kalaupun tersingkap maka akan mereka pelintir dan selewengkan makna nya

Oleh karena itulah mengapa dinamakan ahlu sunnah karena mereka selalu berpegang teguh dengan dalil

Dan antm akan dapati kelompok yang paling teguh thd dalil adalah mereka salafi

قال شيخ الإسلام رحمه الله :
فَلَا تَجِدُ قَطُّ مُبْتَدِعًا إِلَّا وَهُوَ يُحِبُّ كِتْمَانَ النُّصُوصِ الَّتِي تُخَالِفُهُ وَيُبْغِضُهَا وَيُبْغِضُ إِظْهَارَهَا وَرِوَايَتَهَا وَالتَّحَدُّثَ بِهَا وَيُبْغِضُ مَنْ يَفْعَلُ ذَلِكَ
 (مجموع الفتاوى : ٢٠ / ١٦١)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:

Tidaklah engkau dapati seorang ahli bid'ah, melainkan ia senantiasa menyukai untuk menyembunyikan nash-nash yang bertentangan dengan pendapatnya. Ia membenci nash-nash tersebut, membenci jika nash-nash itu ditampakkan, diriwayatkan, dan dibicarakan. Bahkan, ia juga membenci orang yang melakukan hal itu.

Sumber: Majmu' al-Fatawa, jilid 20, hlm. 161.
ustadz lutfi setiawan