Senin, 13 Juli 2026

Bolehkah shalat maghrib dulu Baru isya?Atau ashar dulu baru dzhuhur?

Bolehkah shalat maghrib dulu Baru isya?
Atau ashar dulu baru dzhuhur?

Mungkin kita akan mengatakan "dengan sepakat", tidak boleh.

Nah sekarang Ada dua kasus

Kasus pertama, ditanyakan kepada Syaikh bin Baz, 
Ada seorang laki-laki yang terlambat sehingga belum melaksanakan salat Magrib sampai masuk waktu salat Isya. Ketika ia datang ke masjid, ia melihat imam sedang mengimami salat Isya berjamaah dan imam telah berada pada rakaat kedua. Maka ia pun masuk berjamaah bersama mereka dengan melaksanakan salat Isya. Setelah imam selesai, ia berdiri lalu mengerjakan salat Magrib.

Jawaban beliau:
فالمشروع لك، وأمثالك إذا جئت والإمام في الصلاة -صلاة العشاء- وأنت لم تصل المغرب أن تدخل معهم بنية المغرب، ولا حرج في ذلك في أصح قولي العلماء.
Yang disyariatkan bagi Anda dan orang-orang yang mengalami keadaan serupa adalah apabila Anda datang sementara imam sedang mengerjakan salat Isya, sedangkan Anda belum melaksanakan salat Magrib, maka hendaknya Anda ikut berjamaah bersama mereka dengan niat salat Magrib. Hal ini tidak mengapa menurut pendapat yang paling kuat di kalangan para ulama.

فإذا كان قد صلى واحدة نويت المغرب، وصليت معهم الثلاث، وتكفيك عن المغرب، وتسلم معهم، وإن كنت في أول الصلاة، جئتهم وهم في أول الصلاة، دخلت معهم، وإذا فرغت من الركعة الثالثة؛ جلست تنتظر الإمام حتى يسلم، ثم تسلم معه، وتكفيك عن المغرب، ثم تصلي العشاء بعد ذلك وحدك إن لم يتيسر جماعة أخرى، هذا هو المشروع لك ولأمثالك.
Apabila imam telah mengerjakan satu rakaat, maka Anda berniat salat Magrib dan ikut salat bersama mereka hingga tiga rakaat. Tiga rakaat tersebut sudah mencukupi sebagai salat Magrib Anda, kemudian Anda salam bersama imam.
Namun apabila Anda datang ketika imam baru memulai salat, maka ikutlah berjamaah bersama mereka. Setelah Anda menyelesaikan rakaat ketiga, Anda tetap duduk menunggu imam hingga imam mengucapkan salam. Setelah imam salam, Anda pun ikut salam bersamanya. Dengan demikian salat Magrib Anda telah sempurna. Setelah itu, Anda melaksanakan salat Isya sendirian apabila tidak mendapatkan jamaah lain. Inilah tata cara yang disyariatkan bagi Anda dan orang-orang yang mengalami keadaan serupa.

Kasus kedua:
dua orang melakukan safari menuju Riyadh. Pada waktu maghrib mereka menundanya, karena akan menjamak ta'khir ketika sampai di Riyadh. Sesampai mereka di Riyadh, mereka mendengar adzan Isya'. salah satu Dari mereka mengajak untuk shalat berjamaah bersama imam di masjid shalat isya'. Adapun shalat maghrib dikerjakan belakangan setelah shalat isya'. Maka kejadian ini ditanyakan kepada Syaikh bin Baz, apakah sudah benar atau belum.

Jawaban Syaikh Bin Baz rahimahullah rahmatan waasi'atan.
فالواجب أن يبدأ بالمغرب، ثم بعد ذلك يدخل معهم في صلاة العشاء، فقد أصبت وهو عليه القضاء، عليه أن يعيد العشاء؛ فإنه صلاها قبل المغرب، والله أوجب أن تصلى العشاء بعد المغرب، فعليه أن يعيد العشاء؛ لأنه صلاها في غير وقتها، وقتها بعد المغرب،
Wajib baginya shalat maghrib dulu, lalu ikut berjamaah bersama mereka (yg berjamaah di masjid) shalat Isya'. Engkau sudah benar, dan temanmu Wajib mengqadha'. Wajib baginya mengulang shalat Isya', karena ia shalat Isya' sebelumnya shalat Maghrib. Dan Allah mewajibkan shalat isya' dilakukan setelah shalat Maghrib. Maka wajib bagi temanmu mengulang shalat, karena ia melakukan shalat isya' sebelumnya waktunya, karena waktunya adalah setelah shalat Maghrib.

BATIK Travel - Umrah dan Haji Sesuai Sunnah
Ustadz kukuh abu yumna
https://www.facebook.com/share/p/1983qcN74M/