Selasa, 07 Juli 2026

Akidah yang benar membentuk seorang muslim menjadi pribadi yang kokoh dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Kekuatan itu bukan semata-mata terletak pada fisik, harta, atau kedudukan, melainkan pada keteguhan hati

Setelah menjalani perjalanan hidup lebih dari setengah abad, dengan berbagai persoalan yang datang dan pergi silih berganti, saya semakin memahami mengapa akidah mendapat tempat yang sangat mendasar dalam Islam, bahkan didahulukan sebelum yang lain.
Akidah yang benar membentuk seorang muslim menjadi pribadi yang kokoh dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Kekuatan itu bukan semata-mata terletak pada fisik, harta, atau kedudukan, melainkan pada keteguhan hati. Saat musibah datang, ia tetap tenang, tidak kehilangan kendali, dan tetap yakin kepada Allah. Itulah kekuatan utama yang sesungguhnya.
Karena itu, seorang muslim perlu terus membaca Al-Qur’an berulang-ulang, mempelajari Sunnah, meneladani kehidupan Nabi ﷺ dan para salaf, serta mengkaji penjelasan para ulama tentang akidah dalam kitab-kitab mereka. Sebab iman dan keteguhan hati tidak tumbuh dari bacaan sekali lewat, tetapi dari pengulangan, perenungan, dan kesungguhan untuk terus kembali kepada petunjuk Allah Ta’ala.