Selasa, 14 Juli 2026

FAEDAH MUQADDIMAH SYAIKH MASYHUR BIN HASAN ALU SALMAN -hafizhahullaah-

FAEDAH MUQADDIMAH SYAIKH MASYHUR BIN HASAN ALU SALMAN -hafizhahullaah-

TASHFIYAH & TARBIYAH

- Atau dengan kata lain: "ilmu & amal" atau "ta'lim (pengajaran) & tazkiyah (pensucian jiwa)".

- Lawannya adalah: "bodoh & zhalim" atau "syubhat & syahwat"

Allah -Ta'aalaa- berfirman:

{إِنَّا عَرَضۡنَا ٱلۡأَمَانَةَ عَلَى ٱلسَّمَـٰوَ ٰ⁠تِ وَٱلۡأَرۡضِ وَٱلۡجِبَالِ فَأَبَیۡنَ أَن یَحۡمِلۡنَهَا وَأَشۡفَقۡنَ مِنۡهَا وَحَمَلَهَا ٱلۡإِنسَـٰنُۖ إِنَّهُۥ كَانَ ظَلُومࣰا جَهُولࣰا}

"Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanat kepada langit, bumi, dan gunung-gunung, tetapi semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir tidak akan melaksanakannya (berat), lalu dipikullah amanat itu oleh manusia. Sungguh, manusia itu amat zhalim dan sangat bodoh." (QS.  Al-Ahzab: 72)

"amat zhalim dan sangat bodoh" merupakan dua sifat yang menjadi tabi'at manusia.

- "zhalim" bisa dihilangkan dengan "tazkiyah (pensucian jiwa)"

- "bodoh" bisa dihilangkan "ilmu".

Maka, Nabi Muhammad -shallallaahu 'alaihi wa sallam- diutus dengan "ilmu & tazkiyah" untuk menghilangkan "bodoh & zhalim". Allah -Ta'aalaa- berfirman:

{هُوَ ٱلَّذِی بَعَثَ فِی ٱلۡأُمِّیِّـۧنَ رَسُولࣰا مِّنۡهُمۡ یَتۡلُوا۟ عَلَیۡهِمۡ ءَایَـٰتِهِۦ وَیُزَكِّیهِمۡ وَیُعَلِّمُهُمُ ٱلۡكِتَـٰبَ وَٱلۡحِكۡمَةَ وَإِن كَانُوا۟ مِن قَبۡلُ لَفِی ضَلَـٰلࣲ مُّبِینࣲ}

"Dialah yang mengutus seorang rasul kepada kaum yang buta huruf dari kalangan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, MENSUCIKAN (jiwa) mereka, dan MENGAJARKAN kepada mereka (ILMU) Kitab (Al-Qur-an) dan Hikmah (As-Sunnah), dan sungguh, sebelumnya, mereka benar-benar dalam kesesatan yang nyata." (QS. Al-Jumu'ah: 2)

Maka kebaikan secara keseluruhan ada dalam ilmu yang bermanfaat dan amal shalih.

Dan kejelekan secara keseluruhan ada pada syubhat dan syahwat.

- Puncak dari ilmu yang bermanfaat adalah: "yakin".

- Dan puncak dari amal shalih adalah "sabar" dengan tiga macamnya: sabar dalam: (1)keta'atan, (2)menjauhi kemaksiatan, & (3)atas takdir yang menyakitkan.

Maka, dengan kesabaran dan keyakinan: akan diraih kepemimpinan dalam agama. Allah berfirman:

{وَجَعَلۡنَا مِنۡهُمۡ أَئِمَّةࣰ یَهۡدُونَ بِأَمۡرِنَا لَمَّا صَبَرُوا۟ۖ وَكَانُوا۟ بِـَٔایَـٰتِنَا یُوقِنُونَ }

"Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami selama mereka SABAR dan YAKIN kepada ayat-ayat Kami." (QS. As-Sajdah: 24)

Maka, sebagaimana dikatakan oleh Syaikh Al-Albani -rahimahullaah- bahwa jalan untuk perbaikan adalah: "Tashfiyah & Tarbiyah".

- "Tashfiyah" didapatkan dengan "yakin dalam ilmu".

- Dan "Tarbiyah" didapat dengan engkau mentarbiyah dirimu agar mencapai derajat "Tazkiyah". Karena jika engkau bertambah ilmu akan tetapi engkau tidak bertambah zuhud dan taqwa; maka dirimu dipertanyakan!!

-ditulis dengan ringkas oleh: Ahmad Hendrix