Jumat, 24 Juli 2026

Kami tidak mengkafirkan individu (mu'ayyan), melainkan hanya mengatakan perbuatannya adalah kekufuran... Ini adalah perkataan Murji'ah" – Syaikh Shalih Al-Fawzan

Judul Video:

"Kami tidak mengkafirkan individu (mu'ayyan), melainkan hanya mengatakan perbuatannya adalah kekufuran... Ini adalah perkataan Murji'ah"Syaikh Shalih Al-Fawzan 

Poin-Poin Utama Pembahasan Video:

  • Pengkafiran Individu (Takfir al-Mu'ayyan) dan Pemahaman Murji'ah 
    • ​Penanya mengajukan pertanyaan mengenai kebenaran ungkapan: "Setiap orang yang melakukan pembatal keislaman, kita tidak menghukumi sosok individunya secara langsung, tetapi hanya menyebut perbuatan atau perkataannya sebagai kekufuran".
    • ​Syaikh Shalih Al-Fawzan menjelaskan bahwa pemikiran yang disebarkan pada masa ini yang memisahkan secara mutlak perbuatan kufur dari pelakunya merupakan propaganda dari paham Murji'ah 
  • Hukum Penyembah Kubur ]
    • ​Ketika ditanya apakah seseorang yang menyembah kuburan dapat dihukumi kafir secara individu (bi 'ainih), Syaikh menegaskan bahwa orang yang menyembah selain Allah (seperti menyembah kubur) dianggap sebagai orang kafir 
  • Bantahan terhadap Paham Bahwa Kekufuran Hanya Terjadi dalam Hati 
    • ​Penanya menanyakan tentang pendapat orang yang menyatakan bahwa kekufuran hanya terjadi melalui iktikad/keyakinan hati, dan seseorang tidak bisa menjadi kafir hanya melalui perbuatan atau ucapan 
    • ​Syaikh menegaskan bahwa ini adalah madzhab Murji'ah . Menurut paham Murji'ah, iman cukup berada di dalam hati, dan perbuatan atau ucapan tidak membahayakan iman. Syaikh menegaskan bahwa madzhab ini adalah batil 

Tautan video: https://youtu.be/bKueF1HkZr8